YOGYAKARTA, Viralsumsel.com – Bhayangkara Presisi Lampung FC mengawali agenda pemusatan latihan (TC) di Yogyakarta dengan hasil positif. Tim berjuluk The Guardian tersebut berhasil mengalahkan Semen Padang FC dengan skor tipis 1-0 dalam pertandingan uji coba pramusim yang berlangsung Rabu (5/8/2026).
Kemenangan tersebut menjadi modal awal yang cukup baik bagi Bhayangkara FC dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi musim 2026/27. Meski berhasil meraih kemenangan, hasil akhir bukan menjadi satu-satunya tolok ukur dalam pertandingan uji coba tersebut.
Tim pelatih lebih menitikberatkan laga perdana di Yogyakarta sebagai kesempatan untuk membangun kekompakan antarpemain sekaligus menguji penerapan skema permainan yang akan digunakan pada musim baru.
Maklum, komposisi skuad yang terus mengalami perkembangan membuat proses membangun chemistry menjadi salah satu pekerjaan penting yang harus dilakukan sebelum kompetisi resmi dimulai.
Chemistry Jadi Perhatian Utama
Pemain bertahan Bhayangkara Presisi Lampung FC, George Brown, menilai timnya telah menunjukkan perkembangan positif dalam pertandingan melawan Semen Padang.
Menurutnya, kemenangan dengan skor 1-0 sebenarnya masih bisa dikembangkan karena tim memiliki sejumlah peluang dan ruang untuk meningkatkan permainan. Namun, George memahami bahwa pertandingan tersebut baru menjadi bagian awal dari rangkaian persiapan pramusim.
Ia menilai proses membangun chemistry membutuhkan waktu, terutama ketika para pemain mulai beradaptasi dengan rekan setim, pola permainan, serta instruksi yang diberikan tim pelatih.
“Hasil uji coba perdana 1-0 sebenarnya masih bisa lebih. Ini baru pertandingan uji coba pertama dan chemistry juga baru mulai terbentuk. Kami semakin nyaman satu sama lain dan saya melihat skuad ini memiliki potensi besar untuk musim ini,” ujar George Brown seusai pertandingan.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Bhayangkara FC tidak ingin terburu-buru menjadikan hasil uji coba sebagai gambaran akhir kekuatan tim.
Sebaliknya, setiap pertandingan selama masa TC akan dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi untuk menemukan komposisi terbaik sebelum kompetisi sesungguhnya bergulir.
Ginanjar Wahyu: Berproses Selangkah Demi Selangkah
Pandangan serupa disampaikan penyerang muda Bhayangkara FC, Ginanjar Wahyu. Ia menilai seluruh pemain masih berada dalam tahap membangun performa terbaik.
Menurut Ginanjar, proses persiapan menuju musim baru membutuhkan tahapan yang harus dijalani secara bertahap. Karena itu, kemenangan atas Semen Padang diharapkan tidak membuat tim cepat berpuas diri.
“Kami menjalaninya step by step. Semoga ke depannya permainan kami bisa semakin baik,” ungkap Ginanjar.
Sikap tersebut menjadi gambaran bahwa Bhayangkara FC masih memiliki ruang cukup besar untuk melakukan pembenahan selama TC di Yogyakarta.
Jadi Bahan Evaluasi Menuju Musim Baru
Kemenangan tipis atas Semen Padang memberikan sejumlah bahan evaluasi bagi tim pelatih. Selain melihat sejauh mana skema permainan dapat diterapkan, laga tersebut juga menjadi kesempatan untuk mengukur kondisi fisik dan kesiapan pemain setelah menjalani rangkaian latihan pramusim.
Masa TC di Yogyakarta akan menjadi bagian penting bagi Bhayangkara FC untuk memperkuat koordinasi antarlini, meningkatkan kebugaran pemain, serta menyempurnakan aspek taktikal.
Dengan kompetisi musim 2026/27 yang semakin dekat, setiap pertandingan uji coba memiliki peran penting dalam mematangkan kesiapan skuad.
Bagi The Guardian, kemenangan 1-0 atas Semen Padang bukan sekadar hasil positif pada laga pramusim. Pertandingan tersebut menjadi langkah awal untuk membangun tim yang lebih solid, menemukan pola permainan terbaik, sekaligus mempersiapkan skuad menghadapi persaingan kompetisi yang akan datang.
Jika chemistry antarpemain semakin kuat dan skema permainan mampu berjalan sesuai harapan, Bhayangkara FC tentu memiliki modal yang lebih baik untuk menatap musim baru. (lib/ion)






