Borneo FC Bidik Tiga Poin di Segiri, Mauro Jeronimo Tak Ingin Target Kemenangan Jadi Beban

SAMARINDA, viralsumsel.com – Borneo FC berusaha menjaga momentum positif setelah berhasil meraih kemenangan atas Persijap Jepara pada lanjutan BRI Super League 2026/27. Hasil tersebut menjadi respons penting bagi Pesut Etam setelah sebelumnya mendapatkan hasil mengecewakan pada pertandingan pembuka musim.

Kini, tantangan berikutnya sudah menanti. Borneo FC akan menjamu Dewa United Banten FC di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu (16/9/2026). Pertandingan tersebut merupakan laga pekan kelima BRI Super League 2026/27.

Bermain di hadapan pendukung sendiri membuat pertandingan ini memiliki arti tersendiri bagi Borneo FC. Pesut Etam memiliki kesempatan untuk memburu kemenangan kandang pertama mereka pada musim ini.

Meski demikian, pelatih Borneo FC Mauro Jeronimo tidak ingin target tersebut justru menjadi tekanan tambahan bagi anak asuhnya. Menurut pelatih asal Portugal itu, kemenangan memang selalu menjadi sasaran tim dalam setiap pertandingan, terlepas dari laga dimainkan di kandang maupun tandang.

Bagi Mauro, persiapan Borneo FC sejak awal pekan selalu diarahkan untuk menghadapi pertandingan dengan tujuan meraih hasil maksimal. Karena itu, pertandingan melawan Dewa United tidak diperlakukan secara berbeda hanya karena dimainkan di Stadion Segiri.

“Bagi kami, setiap pertandingan selalu dimainkan dengan tujuan meraih kemenangan. Baik ketika bertanding di Jepara maupun saat tampil di kandang sendiri, targetnya tetap sama. Dalam setiap persiapan, siapa pun lawannya, kami selalu berusaha menemukan cara untuk memenangkan pertandingan,” kata Mauro Jeronimo.

Kekalahan dari Persija Jadi Evaluasi

Mauro juga menyinggung hasil pertandingan pembuka ketika Borneo FC menghadapi Persija Jakarta. Kekalahan tersebut memang menjadi hasil yang tidak diharapkan, terlebih pertandingan berlangsung pada awal perjalanan kompetisi.

Namun, Mauro tidak sepenuhnya melihat pertandingan tersebut dari hasil akhir. Ia menilai permainan timnya menunjukkan sejumlah sisi positif yang dapat menjadi modal untuk menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya.

Baca Juga :  Lucas Dias Resmi Pamit dari PSM Makassar, Kontrak Diakhiri di Tengah Musim

Menurutnya, sepak bola tidak selalu berjalan sesuai dengan gambaran sederhana bahwa tim yang bermain bagus pasti menang. Ada kalanya sebuah tim tampil baik tetapi harus menerima kekalahan, sementara pada pertandingan lain kemenangan bisa diraih meskipun performanya tidak maksimal.

Karena itu, konsistensi dalam mempertahankan kualitas permainan menjadi salah satu hal yang dianggap penting untuk perjalanan panjang kompetisi.

“Kami memahami pertandingan melawan Persija merupakan laga pembuka dan mereka juga merupakan tim besar. Kekalahan tentu bukan hasil yang kami inginkan, tetapi dari sisi penampilan saya melihat ada hal-hal positif yang bisa kami ambil,” jelas Mauro.

Ia menambahkan, kualitas permainan yang terjaga secara konsisten akan meningkatkan peluang sebuah tim mendapatkan hasil positif. Hal tersebut menjadi bagian dari proses yang harus dijalani Borneo FC sepanjang musim.

“Dalam sepak bola, Anda bisa bermain sangat baik tetapi tetap kalah. Sebaliknya, ada pertandingan ketika permainan tidak terlalu bagus tetapi hasilnya justru menang. Namun, jika dalam jangka panjang kami terus mampu bermain dengan baik, peluang untuk mendapatkan kemenangan juga akan semakin besar,” sambungnya.

Ikhsan Nul Zikrak Optimistis

Optimisme menghadapi Dewa United juga disampaikan gelandang Borneo FC, Ikhsan Nul Zikrak. Ia mengakui waktu persiapan menuju pertandingan berikutnya cukup terbatas karena tim harus segera kembali fokus setelah menjalani laga sebelumnya.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi semangat pemain untuk mempersiapkan diri. Ikhsan menyebut Borneo FC telah melakukan evaluasi dan berusaha mengambil pelajaran dari pertandingan sebelumnya.

Baca Juga :  Pankov Kembali Berlatih, Persija Dapat Kabar Positif Jelang Super League 2026/27

“Setelah pertandingan pertama, kami terus bekerja keras dan belajar dari apa yang terjadi. Kami tentu optimistis bisa meraih tiga poin pada pertandingan berikutnya,” ujar Ikhsan.

Ikhsan juga memiliki target pribadi dalam perjalanan musim ini. Namun, ia menegaskan pencapaian individu bukanlah sesuatu yang ditempatkan di atas kepentingan tim.

Baginya, keberhasilan Borneo FC tetap menjadi prioritas. Performa pribadi diharapkan dapat berjalan seiring dengan kontribusi terhadap kebutuhan tim di setiap pertandingan.

Peran Suporter di Stadion Segiri

Bermain di Stadion Segiri juga memberikan keuntungan tersendiri bagi Borneo FC dari sisi dukungan suporter. Ikhsan berharap masyarakat Samarinda dan pendukung Pesut Etam dapat memenuhi stadion untuk memberikan energi tambahan sepanjang pertandingan.

Menurutnya, kehadiran suporter bukan sekadar bagian dari atmosfer pertandingan. Dukungan langsung dari tribun dapat memberikan semangat tambahan bagi pemain ketika harus menghadapi tekanan di lapangan.

Karena itu, Ikhsan mengajak suporter dan masyarakat Samarinda untuk hadir serta memberikan dukungan kepada Borneo FC ketika menghadapi Dewa United.

“Kami tentu sangat berharap suporter dan seluruh masyarakat Samarinda bisa hadir di stadion. Dukungan mereka sangat berarti bagi kami di lapangan karena bisa menjadi tambahan energi dan semangat. Kehadiran suporter benar-benar kami butuhkan,” pungkas Ikhsan Nul Zikrak.

Pertandingan Borneo FC kontra Dewa United pun menjadi kesempatan bagi Pesut Etam untuk melanjutkan momentum positif sekaligus memburu kemenangan kandang pertama musim ini. Dengan evaluasi dari laga sebelumnya, persiapan tim dan dukungan publik Stadion Segiri, Borneo FC akan berusaha menjaga konsistensi permainan di pekan kelima BRI Super League 2026/27. (bbs/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *