Comeback Dramatis Sumsel United, PSMS Medan Gagal Pertahankan Keunggulan 2-0

PALEMBANG, viralsumsel.com – Sumsel United mengawali kiprahnya di Championship atau Liga 2 Indonesia 2026/27 dengan hasil imbang setelah bermain 2-2 melawan PSMS Medan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (13/9/2026).

Laga perdana yang dimulai pukul 15.30 WIB tersebut berlangsung sengit. PSMS Medan sempat berada dalam posisi menguntungkan setelah mencetak dua gol pada babak pertama. Namun, Sumsel United mampu menunjukkan mentalitas bangkit selepas turun minum dan menyamakan kedudukan melalui dua gol cepat.

Hasil akhir 2-2 membuat kedua tim sama-sama mengantongi satu poin dari pertandingan pembuka musim. PSMS yang sempat unggul dua gol harus puas membawa pulang satu angka dari Palembang.

Sumsel United yang ditangani M Nasuha sebenarnya mencoba memberikan tekanan sejak awal pertandingan. Beberapa peluang berhasil diciptakan melalui Arif Satria, Tomi Darmawan dan Sulthan Zaky Pramana Putra Razak.

Namun, peluang-peluang tersebut belum mampu mengubah papan skor. Beberapa tembakan Sumsel United masih berhasil diblok oleh barisan pertahanan PSMS Medan.

Justru tim tamu yang mampu memanfaatkan peluang lebih efektif. PSMS Medan membuka keunggulan pada menit kelima melalui Phillerson Natan Silva de Oliveira.

Gol cepat tersebut membuat PSMS semakin percaya diri dalam mengembangkan permainan. Sumsel United berupaya merespons dengan meningkatkan intensitas serangan, tetapi pertahanan PSMS masih mampu meredam sejumlah ancaman.

Memasuki menit ke-29, PSMS kembali mencetak gol. Javier Siverio Toro berhasil menambah keunggulan tim berjuluk Ayam Kinantan menjadi 2-0.

Baca Juga :  Juninho Cabral Mulai Tajam, Jadi Andalan Baru Sumsel United di Pegadaian Championship 2025/26

Keunggulan dua gol membuat PSMS berada dalam posisi nyaman hingga babak pertama berakhir. Di sisi lain, Sumsel United harus menemukan cara untuk membalikkan situasi pada babak kedua.

Memasuki paruh kedua pertandingan, perubahan permainan mulai terlihat. Sumsel United tampil lebih agresif dan berusaha memperkecil ketertinggalan.

Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-49. Muhammad Fajar Firdaus berhasil mencetak gol yang menghidupkan kembali peluang tuan rumah untuk mengejar ketertinggalan.

Gol tersebut menjadi momentum penting bagi Sumsel United. Hanya berselang beberapa menit, tekanan tuan rumah kembali menghasilkan peluang.

Pada menit ke-57, Hibiki Mochizuki mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membawa Sumsel United menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Hasil tersebut juga terkonfirmasi sebagai dua gol comeback Sumsel United setelah sebelumnya tertinggal dua gol.

Setelah skor kembali imbang, pertandingan semakin terbuka. Kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk mencetak gol tambahan.

Sumsel United terus mencoba memanfaatkan momentum melalui Fajar Firdaus, Dedi Hartono, Tegar Hening Pangestu hingga Muhammad Daffa Trihardi. Sejumlah peluang kembali tercipta, tetapi belum menghasilkan gol ketiga.

PSMS juga tidak tinggal diam. Tim besutan Eko Purdjianto berusaha kembali mengambil kendali permainan setelah keunggulan dua gol mereka terhapus.

Pertandingan semakin menarik setelah Sumsel United harus bermain dengan 10 pemain menyusul kartu merah yang diterima Rudi N Rajak pada menit ke-61. Situasi tersebut membuat tuan rumah harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan hasil imbang.

Baca Juga :  Plt Gubernur Sumsel Cik Ujang Berencana Dirikan Klub Sepak Bola Baru, Sumsel United: Saingan Sriwijaya FC?

Meski kehilangan satu pemain, Sumsel United tetap berupaya menciptakan ancaman. Sementara PSMS mencoba memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mencari gol kemenangan.

Memasuki menit-menit akhir, pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi. Pergantian pemain dilakukan kedua tim untuk menjaga tenaga sekaligus mencari peluang terbaik.

PSMS memasukkan beberapa pemain, sementara Sumsel United juga melakukan penyegaran skuad. Namun, hingga waktu normal berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta.

Tambahan waktu pertandingan berlangsung hingga sekitar menit ke-97. Sumsel United masih memiliki peluang melalui MGS Moh Zakaria, tetapi tembakannya belum mampu menembus pertahanan PSMS.

Peluit panjang akhirnya berbunyi dengan skor tetap 2-2. PSMS Medan yang sempat unggul 2-0 harus puas berbagi angka dengan Sumsel United.

Bagi Sumsel United, hasil tersebut menjadi modal awal yang cukup penting karena mereka mampu bangkit dari situasi sulit. Sementara bagi PSMS, kegagalan mempertahankan keunggulan dua gol menjadi catatan yang perlu dievaluasi sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.

Laga pembuka di Jakabaring tersebut sekaligus memperlihatkan ketatnya persaingan Championship 2026/27. Kedua tim sama-sama menunjukkan kualitas dan semangat bertanding, meski harus berbagi satu poin setelah melewati pertandingan penuh drama.

Dengan hasil ini, Sumsel United dan PSMS Medan sama-sama membuka perjalanan musim baru dengan tambahan satu angka. Persaingan panjang Championship 2026/27 pun baru saja dimulai. (bbs/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *