Tegar Pangestu Cetak Brace, Sumsel United Tutup TC Yogyakarta dengan Hasil Imbang

YOGYAKARTA, viraksumsel.com – Sumsel United menutup rangkaian pemusatan latihan (TC) di Yogyakarta dengan hasil imbang.

Laskar Juaro harus puas bermain 2-2 melawan Persekabpas Pasuruan dalam laga uji coba yang berlangsung Rabu (2/9) sore.

Pertandingan tersebut menjadi agenda terakhir Sumsel United selama menjalani persiapan di Yogyakarta. Sempat tertinggal lebih dulu pada babak pertama, Arif Satria dan kawan-kawan mampu menunjukkan respons positif setelah turun minum.

Sumsel United berhasil membalikkan keadaan dan mencetak dua gol pada babak kedua. Salah satunya lahir melalui eksekusi penalti Tegar Pangestu pada menit ke-60.

Penalti diberikan setelah Tomi Darmawan dijatuhkan pemain Persekabpas di dalam kotak terlarang. Tegar yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik untuk membawa Laskar Juaro menyamakan kedudukan.

Tegar Pangestu Cetak Gol Indah

Tidak berhenti sampai di situ, Tegar kembali menjadi pemain penting bagi Sumsel United. Winger andalan Laskar Juaro tersebut mencetak gol keduanya melalui tendangan melengkung yang mengarah ke gawang Persekabpas.

Gol tersebut sekaligus membuat Sumsel United berbalik unggul setelah sebelumnya tertinggal lebih dahulu.

Sayangnya, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan hingga peluit panjang. Konsentrasi pemain Sumsel United menurun ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir.

Persekabpas kemudian memanfaatkan situasi tersebut untuk mencetak gol penyama kedudukan. Otavio Dutra berhasil menjebol gawang Sumsel United melalui sundulan kepala setelah terjadi kemelut di area penalti.

Skor 2-2 pun bertahan hingga pertandingan berakhir.

Nasuha Absen, Duo Asisten Pimpin Tim

Baca Juga :  Herman Deru: Sumsel United Tak Perlu Bikin Suporter Baru, Ini Alasannya!

Dalam pertandingan ini, Sumsel United tidak didampingi langsung pelatih kepala M Nasuha. Ia harus berada di Jakarta untuk mengikuti kegiatan Law of The Game (LOTG) yang diselenggarakan I.League.

Posisi di pinggir lapangan kemudian diisi oleh dua asisten pelatih, Tony Sucipto dan Mahyadi Panggabean.

Sumsel United juga belum dapat menurunkan dua pemain asingnya, Gilberto Carrrara dan Hibiki Mochizuki. Keduanya masih menjalani proses pemulihan akibat cedera ringan sehingga tidak masuk dalam starting line-up.

Mahyadi Panggabean menilai pertandingan melawan Persekabpas memberikan manfaat penting bagi tim, terutama karena lawan mampu memberikan perlawanan kompetitif meski berasal dari Liga 3.

“Laga ini cukup penting bagi kita karena lawan yang dihadapi juga sangat kompetitif, meski berasal dari Liga 3, namun materi pemain mereka sangat baik dan dihuni pemain yang berpengalaman. Kami senang dengan respon seluruh tim, karena setelah bermain kurang lepas di babak pertama semuanya mau bangkit dan bekerja lebih keras di 45 menit kedua,” ungkap Mahyadi usai pertandingan.

Masih Ada Evaluasi Sebelum Kompetisi

Mahyadi menyebut hasil TC di Yogyakarta memberikan sejumlah catatan yang perlu segera diperbaiki. Dengan kompetisi yang tinggal sekitar 10 hari lagi, waktu persiapan Sumsel United semakin terbatas.

Karena itu, tim pelatih akan memanfaatkan sisa waktu untuk menyempurnakan sejumlah aspek permainan, khususnya penerapan taktik dan strategi yang telah diberikan selama pemusatan latihan.

“Memang ada beberapa catatan yang akan menjadi fokus kita di sisa 10 hari jelang kompetisi bergulir, namun kami melihat evaluasi positif dan para pemain juga terus memahami taktik strategi yang kita inginkan,” jelas Mahyadi.

Baca Juga :  Nilmaizar Akui Sumsel United Masih Punya PR Besar Meski Raih Kemenangan

Tony Sucipto Soroti Konsentrasi

Tony Sucipto juga memberikan penilaian positif terhadap penampilan Sumsel United selama menjalani TC di Yogyakarta. Mantan pemain Timnas Indonesia itu menilai perkembangan tim cukup baik, meski masih terdapat beberapa aspek yang harus diperbaiki sebelum kompetisi resmi dimulai.

Salah satu perhatian utama adalah menjaga konsentrasi hingga pertandingan benar-benar berakhir.

Tony menilai Sumsel United seharusnya mampu mengamankan kemenangan setelah berhasil membalikkan keadaan pada babak kedua. Namun, kelengahan di penghujung laga membuat Persekabpas mendapatkan peluang untuk mencetak gol penyeimbang.

“Di laga lawan Persekabpas sore ini, mereka sudah bermain baik dan berbalik unggul setelah tertinggal lebih dulu. Namun sepakbola dimainkan selama 90 menit, tadi saat laga tinggal beberapa menit lagi mereka kehilangan konsentrasi dan berhasil dimanfaatkan lawan dengan baik. Hal-hal seperti ini tidak boleh terulang lagi saat kompetisi nanti,” tegas Tony.

Hasil imbang tersebut menjadi bahan evaluasi terakhir Sumsel United selama berada di Yogyakarta. Setelah ini, Laskar Juaro akan kembali ke Palembang untuk melanjutkan persiapan menghadapi kompetisi.

Dengan waktu sekitar 10 hari yang tersisa, tim pelatih akan berupaya memperbaiki berbagai kekurangan sekaligus mematangkan strategi. Hasil TC di Yogyakarta diharapkan menjadi modal penting bagi Sumsel United untuk tampil lebih siap ketika kompetisi 2026/27 resmi bergulir. (lib/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *