YOGYAKARTA, viralsumsel.com — Sumsel United kembali memperkuat komposisi tim menjelang bergulirnya kompetisi Championship 2026/2027. Laskar Juaro berhasil mengamankan jasa bek tengah berpengalaman, Arif Satria, yang sebelumnya menjadi incaran sejumlah klub lain di bursa transfer.
Kehadiran pemain kelahiran 27 September 1995 itu diharapkan mampu memperkokoh lini pertahanan Sumsel United sekaligus memberikan tambahan pengalaman bagi skuad yang tengah dipersiapkan menghadapi musim kompetisi mendatang.
Arif Satria bukan sosok asing di sepak bola nasional. Musim lalu, ia turut membawa Adhyaksa FC meraih tiket promosi ke kompetisi kasta teratas. Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal penting yang membuat Sumsel United tertarik merekrutnya.
Di tengah banyaknya klub yang disebut turut membidik jasanya, Arif akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Sumsel United. Keseriusan manajemen dalam proses komunikasi dan negosiasi menjadi salah satu faktor utama yang membuatnya yakin bergabung dengan Laskar Juaro.
“Dimanapun saya bermain, tentu saya akan memberikan yang terbaik seperti yang selama ini saya lakukan. Alasan saya memilih Sumsel United kali ini dikarenakan keseriusan manajemen saat berkomunikasi, bernegosiasi hingga lainnya,” ungkap Arif, Rabu (26/8).
Pulang Kampung Bersama Sumsel United
Ada alasan lain yang membuat keputusan Arif Satria bergabung dengan Sumsel United terasa lebih istimewa. Bek tengah tersebut memiliki ikatan historis dengan Sumatera Selatan, tepatnya Kabupaten Musi Rawas, yang merupakan daerah kelahirannya.
Meski lahir di Musi Rawas, Arif mengaku sepanjang perjalanan karier profesionalnya belum pernah memperkuat klub yang berasal dari Sumatera Selatan. Kesempatan bergabung dengan Sumsel United pun menjadi momentum baginya untuk akhirnya membela tim dari daerah asal.
Kondisi tersebut turut menambah motivasi Arif dalam menghadapi musim baru. Ia ingin memberikan kontribusi maksimal sekaligus membawa nama daerah kelahirannya melalui prestasi bersama Sumsel United.
“Memang alasan kedekatan juga menjadi pertimbangan, karena sejak mengawali karier sepak bola saya belum pernah sekalipun pulang kampung bermain di Sumsel. Karena itu saya juga termotivasi untuk memberikan yang terbaik untuk daerah asal saya sekarang,” jelasnya.
Dengan pengalaman memperkuat sejumlah klub besar di Indonesia, Arif diharapkan tidak hanya menjalankan tugas sebagai pemain yang bertanggung jawab mengawal pertahanan. Manajemen Sumsel United juga melihat adanya peran lebih besar yang dapat dijalankannya di dalam skuad.
Langsung Jadi Kapten di Laga Uji Coba
Peran tersebut mulai terlihat ketika Sumsel United menjalani pertandingan uji coba pertamanya dalam rangkaian pemusatan latihan di Yogyakarta.
Arif Satria langsung dipercaya mengenakan ban kapten ketika Sumsel United menghadapi Barito Putera, Selasa (25/8). Kepercayaan tersebut menjadi sinyal bahwa pengalaman dan karakter kepemimpinannya diharapkan dapat memberikan pengaruh positif kepada tim.
Selain menjadi figur penting di lini belakang, Arif juga diharapkan mampu menjadi mentor bagi pemain-pemain lain, terutama mereka yang masih membutuhkan pengalaman dalam menghadapi kompetisi.
Direktur Utama PT Cahaya Sumsel Utama, Erick Yuniman, mengatakan perekrutan Arif dilakukan berdasarkan rekomendasi serta kebutuhan tim pelatih.
Menurutnya, pengalaman yang dimiliki Arif menjadi nilai tambah bagi Sumsel United. Bek tersebut diharapkan dapat membantu menjaga keseimbangan tim sekaligus menjadi sosok yang mampu membimbing rekan-rekannya di dalam maupun luar lapangan.
“Perekrutan Arif Satria sendiri sesuai dengan rekomendasi dan kebutuhan tim pelatih. Kami berharap dengan pengalamannya selama ini, dia juga bisa menjadi mentor bagi pemain lainnya dan kapten tim saat di lapangan,” ujar Erick.
Bergabungnya Arif Satria membuat Sumsel United memiliki tambahan kekuatan di sektor pertahanan sekaligus sosok berpengalaman untuk memimpin tim. Apalagi, persiapan menghadapi Championship 2026/2027 terus dimatangkan melalui pemusatan latihan dan sejumlah pertandingan uji coba.
Bagi Arif, kesempatan memperkuat klub asal daerah kelahirannya bukan sekadar tantangan baru dalam karier. Ada motivasi personal untuk memberikan kontribusi terbaik bagi Sumatera Selatan.
Kini, pengalaman, kepemimpinan dan kemampuan Arif Satria diharapkan menjadi bagian penting dalam upaya Laskar Juaro menghadapi persaingan Championship 2026/2027. (bbs/ion)






