BEKASI, viralsumsel.com — Nasib pahit menimpa Sriwijaya FC saat melakoni laga tandang kontra FC Bekasi City pada lanjutan kompetisi Pegadian Championship atau Liga 2 Indonesia 2025/26 yang digelar di Stadion Patriot Chandra Bhaga, Bekasi, Jumat (16/1/2026) sore.
Laskar Wong Kito harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor telak 0-7, dalam pertandingan yang disaksikan 507 penonton.
Kekalahan besar Sriwijaya FC bermula dari kesalahan fatal di lini belakang. Baru memasuki menit ke-20, bek Sriwijaya FC Rizky Abdiansyah salah mengantisipasi bola dan justru mencetak gol bunuh diri, membuat FC Bekasi City unggul lebih dulu. Gol tersebut menjadi titik balik yang membuat permainan Sriwijaya FC runtuh.
Setelah gol pembuka, FC Bekasi City tampil semakin agresif. Serangan demi serangan terus dilancarkan melalui kedua sisi sayap. Dominasi tuan rumah akhirnya kembali membuahkan hasil pada menit ke-41, ketika Ramadhan sukses mencatatkan namanya di papan skor.
Jelang turun minum, Ramadhan kembali mencetak gol pada menit 45+3, sehingga Bekasi City menutup babak pertama dengan keunggulan meyakinkan 3-0.
Memasuki babak kedua, situasi tidak banyak berubah. FC Bekasi City tetap mengontrol permainan, sementara Sriwijaya FC kesulitan keluar dari tekanan.
Ramadhan kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol ketiga pribadinya pada menit ke-59, disusul gol keempatnya pada menit ke-71, sekaligus mencatatkan quattrick dalam laga tersebut.
Derita Sriwijaya FC belum berakhir. Pada menit ke-81, Bekasi City kembali menambah gol melalui skema serangan cepat. Menjelang laga usai, dua gol tambahan tercipta di penghujung pertandingan. Saldi mencetak gol pada menit ke-90, sementara Mhd Ikhsan Chan menutup pesta gol tuan rumah pada menit 90+5.
Pelatih Sriwijaya FC Budi Sudarsono sebenarnya telah mencoba melakukan sejumlah pergantian pemain untuk meredam tekanan. Namun, rapuhnya lini pertahanan dan minimnya koordinasi antarlini membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Kekalahan telak ini menjadi pukulan berat bagi Sriwijaya FC dan akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh, terutama dalam aspek organisasi pertahanan, mental bertanding, serta transisi permainan.
Sebaliknya, kemenangan besar ini menjadi modal berharga bagi FC Bekasi City di bawah arahan pelatih Widyantoro, yang sukses membawa timnya tampil disiplin, agresif, dan efektif sepanjang laga. (bbs)






