DPRD Sumsel Jadikan Reses di Desa Tanjung Jati Sarana Evaluasi Pelayanan Publik dan Serap Aspirasi Pembangunan

OKU SELATAN, viralsumsel.com – Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) V kembali melanjutkan rangkaian Reses Masa Sidang VI Tahap II Tahun Anggaran 2026 dengan menggelar pertemuan bersama masyarakat di Desa Tanjung Jati, Kecamatan Warkuk Ranau Selatan, Kabupaten OKU Selatan, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB tersebut menjadi forum komunikasi antara DPRD dan masyarakat untuk menyerap aspirasi sekaligus mengevaluasi pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik di daerah.

Pelaksanaan reses dihadiri berbagai unsur masyarakat, di antaranya Pemerintah Kabupaten OKU Selatan, pemerintah kecamatan dan desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, komite sekolah, tenaga pendidik, pelajar, perwakilan BUMN dan BUMD, lembaga vertikal maupun nonvertikal, serta masyarakat dari wilayah sekitar.

Koordinator Reses Dapil V, Sri Mulyadi, S.E., M.Si., mengatakan kegiatan reses merupakan salah satu instrumen penting dalam menjalankan fungsi representasi DPRD. Melalui kunjungan langsung ke daerah pemilihan, anggota legislatif dapat memperoleh gambaran faktual mengenai kondisi masyarakat sekaligus mengevaluasi pelaksanaan berbagai program pemerintah.

Baca Juga :  DPRD Sumsel Terima Jawaban Gubernur Terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi
DPRD Sumsel Jadikan Reses di Desa Tanjung Jati Sarana Evaluasi Pelayanan Publik dan Serap Aspirasi Pembangunan
DPRD Sumsel Jadikan Reses di Desa Tanjung Jati Sarana Evaluasi Pelayanan Publik dan Serap Aspirasi Pembangunan. FG : viralsumsel.com /ril

“Reses menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat sekaligus melihat perkembangan pembangunan di daerah. Berbagai masukan yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi serta dasar dalam memperjuangkan program pembangunan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Sri Mulyadi.

Menurutnya, forum dialog yang berlangsung secara terbuka memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan maupun harapan terkait pembangunan daerah. Aspirasi tersebut nantinya akan menjadi bahan kajian DPRD dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

Dalam sesi dialog, masyarakat menyampaikan berbagai usulan yang berkaitan dengan peningkatan kualitas infrastruktur, pelayanan kesehatan, sektor pendidikan, pengembangan ekonomi masyarakat, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat desa maupun kecamatan.

Seluruh aspirasi yang disampaikan dicatat untuk selanjutnya dianalisis dan dibahas sesuai mekanisme yang berlaku sebagai bagian dari proses penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

DPRD Sumsel Jadikan Reses di Desa Tanjung Jati Sarana Evaluasi Pelayanan Publik dan Serap Aspirasi Pembangunan
DPRD Sumsel Jadikan Reses di Desa Tanjung Jati Sarana Evaluasi Pelayanan Publik dan Serap Aspirasi Pembangunan. FG : viralsumsel.com /ril

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, S.E., M.M., menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan masukan terhadap pelaksanaan berbagai program.

Baca Juga :  Andie Dinialdie Hadiri Serah Terima Lahan PSN Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat

Menurutnya, reses merupakan sarana strategis untuk memastikan arah pembangunan daerah tetap berpijak pada kebutuhan nyata masyarakat. “Hasil reses akan menjadi salah satu referensi penting dalam pembahasan kebijakan daerah, penyusunan program pembangunan, serta penetapan prioritas anggaran pada tahun mendatang agar semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Andie.

Ia menambahkan, seluruh aspirasi yang dihimpun akan dipelajari sesuai dengan kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sebelum diperjuangkan dalam pembahasan bersama pemerintah daerah.

Pelaksanaan Reses Masa Sidang VI Tahap II DPRD Sumsel Dapil V sendiri berlangsung pada 3–10 Juli 2026 di delapan titik yang tersebar di tiga kecamatan di Kabupaten OKU Selatan. Kegiatan tersebut diikuti Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie bersama Sri Mulyadi, Isyana Lonitasari, At Thahirah Putri Lestari, Fathan Qoribi, Andri Fitriansyah, dan Mirza Gumay.

Melalui rangkaian reses tersebut, DPRD Provinsi Sumatera Selatan berharap proses perencanaan pembangunan semakin partisipatif, berbasis kebutuhan masyarakat, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pemerataan pembangunan di Kabupaten OKU Selatan maupun Kabupaten Ogan Komering Ulu. (*)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *