DWP Muba Tingkatkan Kapasitas Anggota Lewat Pelatihan AI, Lilin Aromaterapi, dan Eco Enzyme

SEKAYU, VIRALSUMSEL.COM – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi kaum perempuan. Melalui serangkaian pelatihan dan workshop yang inovatif, DWP Muba membekali para anggotanya dengan keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman, mulai dari pemanfaatan teknologi digital hingga pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Kegiatan yang digelar pada Senin (8/6/2026) tersebut mendapat sambutan antusias dari para peserta. Tiga program utama yang diselenggarakan meliputi Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi, Workshop Artificial Intelligence (AI), dan Workshop Eco Enzyme. Ketiga kegiatan ini dirancang untuk memperluas wawasan, meningkatkan kreativitas, serta membuka peluang baru bagi anggota DWP dalam mengembangkan potensi diri dan ekonomi keluarga.

Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Musi Banyuasin, Siti Fatimah Syafaruddin, mengatakan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya organisasi dalam mempersiapkan anggotanya menghadapi tantangan era digital sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Menurutnya, perempuan saat ini dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat. Oleh karena itu, pengenalan teknologi berbasis Artificial Intelligence menjadi salah satu materi penting yang diberikan kepada peserta agar mereka memahami peluang dan manfaat teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Semarak Hari Kartini, DPPKB Muba Tampilkan Semangat Emansipasi Lewat Balutan Kebaya

“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kreativitas anggota Dharma Wanita Persatuan. Selain itu, kami juga mendorong pemanfaatan teknologi digital melalui pengenalan Artificial Intelligence serta meningkatkan kesadaran lingkungan melalui pengolahan limbah organik menjadi Eco Enzyme yang memiliki banyak manfaat,” ujar Siti Fatimah.

Ia menjelaskan, pelatihan pembuatan lilin aromaterapi tidak hanya bertujuan meningkatkan kreativitas, tetapi juga membuka peluang usaha rumahan yang dapat menambah pendapatan keluarga. Produk lilin aromaterapi saat ini memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi dan banyak diminati masyarakat karena manfaatnya dalam menciptakan suasana nyaman dan relaksasi.

Sementara itu, Workshop Eco Enzyme memberikan pemahaman kepada peserta tentang cara mengolah limbah organik rumah tangga menjadi cairan multifungsi yang bermanfaat untuk kebersihan rumah, pupuk alami tanaman, hingga membantu menjaga kelestarian lingkungan.

Di sisi lain, Workshop Artificial Intelligence menjadi salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta. Materi yang disampaikan memberikan gambaran tentang bagaimana teknologi AI dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas sehari-hari, meningkatkan produktivitas, hingga membuka peluang usaha berbasis digital.

Siti Fatimah menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Oleh sebab itu, peningkatan kapasitas diri dan keterampilan harus terus dilakukan agar perempuan mampu berkontribusi lebih besar dalam pembangunan.

Baca Juga :  H M Toha Hadiri Musrenbang RKPD Sumsel 2026

“Perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam membangun keluarga yang mandiri, produktif, dan berdaya saing. Karena itu, peningkatan kompetensi dan keterampilan menjadi investasi yang sangat berharga,” katanya.

Lebih lanjut, ia berharap seluruh ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari dan tidak berhenti hanya sebagai kegiatan seremonial.

Menurutnya, kemampuan memanfaatkan teknologi, mengembangkan kreativitas, serta menjaga lingkungan merupakan bekal penting bagi perempuan untuk menghadapi tantangan masa depan.

“Kami berharap para peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh, terus berinovasi, berkarya, dan memberikan manfaat bagi keluarga, lingkungan, serta masyarakat. Semoga kegiatan ini mampu melahirkan ide-ide kreatif dan inovasi baru yang berdampak positif,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, DWP Kabupaten Musi Banyuasin kembali menegaskan perannya sebagai organisasi perempuan yang tidak hanya fokus pada penguatan kapasitas anggota, tetapi juga aktif mendorong pemanfaatan teknologi, pemberdayaan ekonomi keluarga, serta pembangunan kesadaran lingkungan yang berkelanjutan. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *