Gaya Jas Gibran di Sidang Tahunan MPR Tuai Sorotan, Pengamat: Sederhana tapi Tetap Berwibawa

JAKARTA, viralsumsel.com – Penampilan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI 2026 turut menjadi perhatian. Selain menjalankan agenda kenegaraan, gaya busana yang dikenakan Gibran juga mendapat sorotan dari pengamat mode.

Dalam agenda kenegaraan yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat, Gibran tampil mengenakan jas berwarna biru tua dengan model tree hole bottom. Penampilan tersebut dipadukan dengan kemeja putih, dasi biru muda, serta kopiah hitam.

Pengamat mode Lisa Fitria menilai pilihan busana tersebut memberikan kesan formal sekaligus sederhana. Menurutnya, Gibran tidak menampilkan gaya yang berlebihan, tetapi tetap mampu menunjukkan karakter seorang pejabat negara.

Lisa mengatakan warna biru tua yang dipilih Gibran memiliki makna tersendiri dalam konteks penampilan kenegaraan. Warna tersebut dinilai mampu memberikan kesan tenang, profesional, stabil, sekaligus percaya diri.

“Warna biru tua memberikan kesan tenang, profesional, stabil dan percaya diri. Dibandingkan warna hitam, pilihan tersebut juga terasa lebih dekat dan mudah diterima, tetapi tetap memiliki kekuatan formal yang sesuai dengan posisi kenegaraan,” ujar Lisa.

Menurut dia, kombinasi jas biru tua dengan kemeja putih dan dasi biru muda membuat tampilan Gibran terlihat bersih serta tidak terlalu ramai. Komposisi warna tersebut juga menjaga kesan resmi yang dibutuhkan dalam sebuah agenda kenegaraan.

Baca Juga :  Wabup Muba Hadiri Wisuda Institut Rahmaniyah Sekayu, 65 Lulusan Siap Mengabdi untuk Daerah

Kopiah Hitam Perkuat Identitas Indonesia

Selain jas, penggunaan kopiah hitam juga menjadi bagian yang menarik perhatian. Aksesori tersebut dinilai memiliki nilai simbolis karena kerap digunakan dalam berbagai agenda resmi kenegaraan.

Lisa melihat penggunaan kopiah hitam oleh Gibran, seperti yang dikenakan Presiden Prabowo Subianto, dapat dimaknai sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya dan identitas bangsa Indonesia.

Menariknya, Gibran tidak memadukan penampilannya dengan motif tradisional yang terlalu dominan. Menurut Lisa, pendekatan tersebut justru membuat perhatian tetap tertuju pada figur serta posisi kenegaraan yang sedang dijalankan.

“Busana menjadi semacam uniform of leadership yang menunjukkan keseriusan, ketegasan dan kesiapan menjalankan tugas,” jelasnya.

Dalam perspektif fesyen politik, lanjut Lisa, penampilan pejabat negara tidak selalu harus menggunakan motif tradisional yang kuat. Karakter Indonesia tetap dapat ditampilkan melalui pendekatan yang lebih modern.

Dorong Busana Kenegaraan Lebih Modern

Lisa menilai gaya berpakaian Gibran juga membuka peluang bagi pengembangan busana kenegaraan Indonesia agar mempunyai karakter yang semakin kuat.

Menurutnya, unsur budaya Nusantara dapat dimasukkan melalui berbagai detail, seperti penggunaan tekstil atau wastra Nusantara pada dasi, saputangan kantong jas, detail kain maupun aksesori lainnya.

Dengan cara tersebut, busana pejabat negara tetap dapat mempertahankan formalitas protokoler, tetapi pada saat yang sama memiliki identitas Indonesia yang lebih kuat.

Baca Juga :  Tinjau Proyek PSEL Palembang, Wapres Gibran Tekankan Percepatan Pembangunan dan Dampak Ekonomi bagi Warga

Lisa menyebut konsep tersebut sebagai Modern Indonesian Statement Look, yakni gaya busana kepemimpinan yang menggabungkan kesan modern dan global dengan tetap mempertahankan DNA Indonesia.

Ia berharap ke depan semakin banyak eksplorasi terhadap busana formal kenegaraan sehingga muncul pilihan desain yang berbeda tanpa menghilangkan nilai kesopanan dan protokoler.

Sidang Tahunan MPR Bahas Kinerja Lembaga Negara

Sementara itu, Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI digelar pada Jumat sebagai salah satu agenda penting dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam agenda tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato terkait laporan kinerja lembaga-lembaga negara sekaligus pidato kenegaraan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Selain pidato Presiden, pemerintah juga menayangkan video yang memuat berbagai capaian kinerja pemerintah.

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI menjadi bagian dari rangkaian agenda kenegaraan menjelang peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia. Tahun ini, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”

Penampilan Gibran dengan jas biru tua dalam agenda tersebut pada akhirnya tidak hanya menjadi persoalan gaya berpakaian. Pilihan busana itu juga memperlihatkan bagaimana pakaian pejabat negara dapat menjadi bagian dari komunikasi visual, dengan tetap mengedepankan kesan formal, sederhana, profesional, dan berwibawa. (bbs/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *