Palembang, viralsumsel.com — Krisis serius tengah mengguncang Sriwijaya FC, klub kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan. Di tengah performa tim yang belum stabil di ajang Pegadaian Championship 2025/2026, Laskar Wong Kito kembali diterpa kabar mengejutkan dari internal manajemen.
Manajer tim Fidesia Noor, yang juga tercatat sebagai manajer wanita pertama sepanjang sejarah Sriwijaya FC, resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Rabu (7/1/2026). Mundurnya Fidesia menambah panjang daftar persoalan non-teknis yang tengah dihadapi klub legendaris asal Palembang tersebut.
Direktur Olahraga PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Anggoro Prajesta, membenarkan kabar pengunduran diri tersebut. Ia menyebutkan bahwa posisi manajer tim kini diisi oleh Eko Saputro, pengusaha sekaligus pemilik Ereight Apparel.
“Bu Fide sudah mengundurkan diri dari posisi manajer tim. Untuk sementara, posisinya digantikan oleh Pak Eko Saputro,” ujar Anggoro kepada awak media.
Meski tidak lagi menjabat sebagai manajer tim, Anggoro menegaskan bahwa Fidesia Noor masih tetap terlibat membantu Sriwijaya FC dalam kapasitas lain di struktur manajemen klub.
Manajer Wanita Pertama dalam Sejarah Sriwijaya FC
Nama Fidesia Noor tercatat dalam sejarah Sriwijaya FC sebagai manajer wanita pertama sejak klub berdiri. Ia ditunjuk mendampingi tim saat training camp (TC) pembentukan kerangka skuad Elang Andalas untuk kompetisi Pegadaian Championship 2025/26, yang digelar pada awal Juli 2025 di Jakarta.
Selain perannya di tim, Fidesia juga diketahui merupakan salah satu direktur di PT Digi Sport Asia, perusahaan yang memegang saham mayoritas Sriwijaya FC. Perannya di internal klub dinilai cukup strategis, terutama di tengah fase transisi dan keterbatasan yang dialami Sriwijaya FC musim ini.
Anggoro Prajesta yang juga menjabat CEO PT Digi Sport Asia menyampaikan apresiasi atas dedikasi Fidesia Noor selama menjalankan tugas di situasi yang tidak mudah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bu Fide. Dalam kondisi yang sangat sulit, beliau tetap memberikan kontribusi besar untuk Sriwijaya FC. Walaupun tidak lagi sebagai manajer tim, beliau masih membantu manajemen di posisi lain,” ungkap Anggoro. (bbs)













