GIIAS 2026 Bawa Angin Segar, BRI Finance Siapkan Pembiayaan Mobil dengan Bunga Mulai 3,33 Persen

JAKARTA, viralsumsel.com – Gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang resmi berakhir pada Minggu (9/8/2026) memberikan sinyal positif bagi perkembangan industri otomotif nasional.

Pameran otomotif berskala internasional tersebut tidak hanya menjadi panggung bagi para produsen untuk memperkenalkan produk dan teknologi terbaru, tetapi juga memperlihatkan semakin luasnya pilihan kendaraan listrik dan hybrid yang tersedia bagi masyarakat Indonesia.

Meningkatnya pilihan kendaraan elektrifikasi tersebut dinilai turut membuka peluang baru bagi industri pembiayaan kendaraan. Kondisi ini sejalan dengan kebutuhan masyarakat yang semakin beragam dalam memilih kendaraan, sekaligus memberikan ruang bagi perusahaan pembiayaan untuk menghadirkan skema pembiayaan yang kompetitif dan sesuai dengan kemampuan konsumen.

Corporate Secretary PT BRI Multifinance Indonesia atau BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan GIIAS memiliki posisi penting dalam mendorong aktivitas industri otomotif karena menjadi tempat bagi masyarakat untuk melihat secara langsung berbagai kendaraan terbaru yang ditawarkan produsen.

Menurutnya, penyelenggaraan GIIAS 2026 juga menunjukkan perkembangan menarik dari sisi kendaraan elektrifikasi. Pilihan mobil listrik dan hybrid yang semakin banyak menjadi indikasi bahwa segmen tersebut mulai mendapatkan tempat yang lebih besar di pasar otomotif Indonesia.

“GIIAS selalu menjadi momentum penting bagi industri otomotif karena banyak model baru yang diperkenalkan dan konsumen bisa melihat langsung pilihan kendaraan yang tersedia. Tahun ini, pilihan kendaraan listrik dan hybrid juga semakin beragam,” kata Aditia.

Baca Juga :  Kisah Ujang Pustiawan dan Perjuangan Kelompok Tani Flora Mangrove

Ia menilai perkembangan tersebut menjadi peluang bagi industri pembiayaan untuk ikut mendukung kebutuhan masyarakat dalam memiliki kendaraan baru.

Tren kendaraan elektrifikasi sendiri menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan. Pada semester I 2026, penjualan kendaraan elektrifikasi atau xEV tercatat mencapai 117.108 unit. Angka tersebut memberikan kontribusi sekitar 26,8 persen terhadap total pasar otomotif nasional.

Pertumbuhan itu menunjukkan bahwa kendaraan listrik dan hybrid tidak lagi sekadar menjadi pilihan alternatif, tetapi mulai mengambil peran penting dalam perkembangan pasar kendaraan nasional.

Melihat peluang tersebut, BRI Finance terus menawarkan berbagai pilihan pembiayaan kendaraan dengan mengedepankan proses yang cepat serta skema yang kompetitif. Perusahaan juga memperkuat dukungan melalui jaringan dealer dan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM).

Kolaborasi dengan jaringan dealer dan ATPM dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam memberikan kemudahan kepada konsumen. Dengan dukungan tersebut, masyarakat dapat memperoleh kendaraan sekaligus memilih skema pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial masing-masing.

BRI Finance juga melihat semakin banyaknya model kendaraan yang hadir di pasar sebagai peluang untuk memperluas akses pembiayaan. Peluncuran kendaraan baru biasanya mendorong masyarakat untuk mencari informasi, membandingkan produk, hingga mempertimbangkan pembelian kendaraan.

Baca Juga :  KAI Daop 2 Bandung Siap Layani Pelanggan pada Masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026

Di sisi lain, keberagaman model kendaraan membuat konsumen memiliki lebih banyak pilihan berdasarkan kebutuhan, preferensi, maupun kemampuan ekonominya. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat memberikan efek positif terhadap ekosistem industri otomotif, termasuk sektor pembiayaan.

Untuk pembiayaan mobil baru, BRI Finance menawarkan bunga mulai dari 3,33 persen flat per tahun dengan pilihan tenor hingga lima tahun.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, yang akrab disapa Dhani, mengatakan pihaknya akan terus memantau perkembangan kebutuhan konsumen dan menyesuaikan solusi pembiayaan yang ditawarkan.

Menurutnya, perkembangan pasar otomotif serta semakin beragamnya pilihan kendaraan memberikan ruang bagi industri pembiayaan untuk terus tumbuh pada paruh kedua 2026.

“Ke depan kami akan terus melihat perkembangan kebutuhan konsumen dan menyesuaikan solusi pembiayaan yang kami tawarkan. Dengan pilihan produk yang semakin beragam dan pasar kendaraan yang berkembang, kami optimistis pembiayaan kendaraan masih memiliki ruang untuk tumbuh,” tutup Dhani.

Berakhirnya GIIAS 2026 dengan semakin banyaknya pilihan kendaraan listrik dan hybrid menjadi salah satu gambaran bahwa transformasi industri otomotif Indonesia terus berlangsung. Perkembangan tersebut sekaligus menciptakan peluang bagi sektor pembiayaan untuk menghadirkan layanan yang semakin mudah, kompetitif, dan sesuai dengan kebutuhan konsumen. (ril/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *