Hari Amal Bhakti Kemenag ke-80, Asisten III Pemkot Prabumulih Tegaskan Peran Agama sebagai Perekat Bangsa

PRABUMULIH,  viralsumsel.com Pemerintah Kota Prabumulih turut ambil bagian dalam peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 Tahun 2026. Hal ini ditandai dengan kehadiran Asisten III Pemkot Prabumulih yang sekaligus bertindak sebagai pembina upacara bendera, pada rangkaian kegiatan resmi yang berlangsung khidmat dan penuh makna.

Upacara tersebut dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari Staf Khusus Wali Kota Prabumulih H. Hermanto, S.H., Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Prabumulih H. Muhamad Makki, S.Ag., M.Pd.I, H. Muhammad Dhafir, S.Ag., M.Si, para Kepala Seksi Kemenag, kepala sekolah, kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kota Prabumulih, Ketua MUI Kota Prabumulih, pensiunan guru dan pegawai Kemenag, hingga jajaran Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag.

Baca Juga :  Saksikan!!! Grand Final Kuyung Kupek Juga Ditayangkan Secara Live Streaming

Dalam amanatnya, Asisten III Pemkot Prabumulih menyampaikan bahwa peringatan Hari Amal Bhakti ke-80 menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan peran strategis Kementerian Agama dalam menjaga persatuan dan keharmonisan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia menegaskan bahwa Kementerian Agama selama ini tidak hanya berfungsi sebagai institusi administratif, tetapi juga sebagai penjaga kerukunan umat beragama serta penggerak pembangunan karakter bangsa yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

“Kementerian Agama terus meneguhkan perannya melalui penguatan moderasi beragama, peningkatan kualitas pendidikan keagamaan, pemberdayaan ekonomi umat, serta pemanfaatan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab,” ungkapnya.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa di tengah tantangan zaman yang ditandai dengan era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) serta pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI), nilai-nilai keagamaan harus tetap menjadi fondasi utama dalam kehidupan masyarakat.

Baca Juga :  Kahar Muzakir Politikus Golkar asal Muba Jadi Wakil Ketua MPR RI Periode 2024-2029

“Nilai agama harus hadir sebagai penyejuk, pencerah, dan pemersatu. Transformasi yang dilakukan Kementerian Agama diarahkan untuk menghadirkan pelayanan publik yang berintegritas, adaptif, dan berempati, bukan sekadar menjalankan urusan administrasi,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa makna kerukunan sejati bukan hanya ketiadaan konflik, melainkan menjadi energi kebangsaan yang mampu mendorong Indonesia menuju bangsa yang damai, maju, dan berkeadilan.

Peringatan Hari Amal Bhakti ke-80 ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga harmoni sosial serta membangun Prabumulih yang religius dan berdaya saing di masa depan. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *