Harlah NU ke-103 di Lalan, Wabup Muba Usulkan Jalan Lalan Jadi Jalan Provinsi ke Gubernur Sumsel

Lalan, viralsumsel.com – Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-103 yang digelar di Halaman Pondok Pesantren Darul Istiqomah, Desa Karang Agung, Kecamatan Lalan, Rabu (28/1/2026), berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. Ribuan jemaah memadati lokasi acara yang dikemas dalam bentuk pengajian akbar tersebut.

Harlah NU ke-103 ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru serta Wakil Bupati Musi Banyuasin Kyai Abdur Rohman Husen. Kehadiran dua tokoh penting daerah ini menjadi perhatian utama masyarakat, sekaligus momentum strategis untuk menyampaikan berbagai aspirasi daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Muba Kyai Abdur Rohman Husen secara terbuka menyampaikan persoalan infrastruktur jalan di Kecamatan Lalan yang hingga kini masih menjadi keluhan warga. Ia menilai akses jalan tersebut memiliki peran vital karena menghubungkan Kabupaten Musi Banyuasin dengan Kabupaten Banyuasin.

“Jalan Lalan ini sangat strategis karena menghubungkan dua kabupaten. Kami berharap jalan ini bisa ditetapkan sebagai jalan provinsi agar penanganannya bisa lebih maksimal dan berkelanjutan,” ungkap Wabup Rohman.

Baca Juga :  Mantan Kapten Sriwijaya FC Tertipu Surat WNI Palsu

Ia menegaskan, apabila kewenangan berada di provinsi, maka kualitas infrastruktur diyakini akan lebih baik dan berkesinambungan.

Menanggapi aspirasi tersebut, Gubernur Sumsel H. Herman Deru menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti. Ia langsung menginstruksikan Dinas Bina Marga Provinsi Sumsel untuk melakukan peninjauan lapangan terhadap kondisi jalan penghubung Lalan–Tungkal Ilir.

“Nanti tim Bina Marga akan turun langsung. Kita lihat kondisi jalannya dan skema perbaikannya seperti apa,” ujar Herman Deru, disambut tepuk tangan jemaah.

Tak hanya menyoroti infrastruktur, Gubernur Sumsel juga menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan pesantren. Menindaklanjuti permohonan pengasuh Pondok Pesantren Darul Istiqomah terkait keterbatasan sarana belajar, Herman Deru secara spontan memberikan bantuan untuk pengadaan mebel bagi para santri.

Baca Juga :  Resmi Perkenalkan Mitsuru Maruoka, Pemain Jepang Pertama di Bali United FC

“Kalau santri belajarnya nyaman, insyaallah ilmunya juga berkah. Silakan dibelikan mebel yang layak,” tegasnya.

Acara ini juga menghadirkan ulama nasional Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, M.A., yang memberikan tausiyah kebangsaan. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya menjaga ukhuwah islamiyah serta peran NU dalam menjaga persatuan bangsa di tengah tantangan global.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat, di antaranya Kepala Dinas Perkebunan Sumsel Bustanul Arifin, Kepala Satpol PP Erdian Syahri, Kepala DLH Okta Rizal, Plt Kabag Kesra Opi Palopi, Camat Lalan Jami’an, Wakapolres Muba Kompol Iwan Wahyudi, serta jajaran OPD lainnya.

Peringatan Harlah NU ke-103 di Kecamatan Lalan ini menjadi momentum penting, tidak hanya dalam penguatan nilai keagamaan, tetapi juga sebagai ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat untuk pembangunan daerah yang lebih merata. (dev)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *