Hati-hati Ngecas HP di Tempat Umum, FBI: Charger USB Publik Bisa Jadi Jebakan Hacker

Foto ilustrasi/ist

viralsumsel.com, JAKARTA- Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat kembali mengingatkan publik agar tidak sembarangan menggunakan fasilitas pengisian daya ponsel di tempat umum. Bandara, hotel, stasiun kereta, hingga mal yang menyediakan port USB gratis ternyata bisa jadi pintu masuk hacker.

Menurut FBI, para peretas telah menemukan cara untuk mengubah port USB publik menjadi senjata siber. Mereka bisa menyuntikkan malware atau perangkat lunak pemantau ke dalam ponsel yang terhubung, tanpa disadari oleh pemiliknya.

“Port USB digunakan untuk transfer data. Jika kita menggunakannya untuk mengisi daya, ada risiko data kita ikut terbawa,” ujar Rajiv Garg, profesor di Goizueta Business School Emory University, seperti dikutip Fox 5.

Baca Juga :  Workshop Public Speaking Inspiratif di SD DAMAI dengan Priska Sahanaya dan AGATIS

Fenomena ini disebut juice jacking, dan makin mengkhawatirkan seiring meningkatnya ketergantungan masyarakat pada gadget. Di balik kemudahan isi daya, terselip ancaman pencurian data pribadi, akses ke akun bank, hingga pengambilan kendali perangkat.

Tak heran, pakar keamanan digital kini menyarankan untuk lebih bijak. Pilih colokan listrik langsung daripada port USB umum. Atau gunakan alat pelindung tambahan seperti USB data blocker alat kecil yang memutus akses data saat ngecas.

“Saya sedih harus beli perlengkapan tambahan, tapi demi keamanan semua data saya, ya rela,” ujar Khari Bennett, salah satu pengguna ponsel yang kini selalu membawa pemblokir data USB.

Peringatan FBI jadi alarm keras di era digital ini, kenyamanan sering datang bersama risiko. Jadi, masih berani ngecas ponsel via USB publik? (mel)

Baca Juga :  KontraS Laporkan 23 Orang Hilang Usai Aksi Demo Sejak 25 Agustus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *