BEKASI, viralsumsel.com – Operator kompetisi ILeague resmi melakukan pembaruan data klub Sriwijaya FC menjelang bergulirnya putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/2026.
Dalam pembaruan tersebut, terjadi perubahan signifikan di jajaran manajemen dan tim pelatih Laskar Wong Kito.
Berdasarkan data terbaru yang ditampilkan di laman resmi ILeague, posisi manajer kini dipegang oleh Eko Saputro, sementara kursi pelatih kepala dipercayakan kepada Iwan Setiawan.
Sebelumnya, jabatan manajer diisi Fidesia Noor. Sementara untuk sembilan laga sebelumnya, tim ditangani oleh Budi Sudarsoni sebagai pelatih kepala.
Perubahan ini menandai babak baru bagi Sriwijaya FC dalam upaya memperbaiki performa di sisa kompetisi musim ini.
Home Base Masih Jakabaring
Meski sejumlah laga kandang putaran ketiga dipindahkan ke Bekasi, dalam pembaruan resmi ILeague, stadion yang tercantum sebagai markas Sriwijaya FC tetap Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring.
Stadion yang berlokasi di Kompleks Palembang Square, Jalan Angkatan 45/Jalan POM IX tersebut masih terdaftar sebagai home base resmi klub yang berdiri sejak 1970 itu.
Hal ini menunjukkan bahwa secara administratif, Jakabaring tetap menjadi basis utama Elang Andalas, meski secara teknis beberapa pertandingan kandang musim ini dimainkan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.
Statistik Putaran Pertama dan Kedua
Dari sisi performa, Sriwijaya FC mencatatkan sejumlah statistik sepanjang putaran pertama dan kedua Pegadaian Championship 2025/26:
Goals: 13
Assist: 8
Shot: 62 tepat sasaran dari total 129 percobaan
Pass: 2.732 umpan
Tackle: 280
Clearance: 272
Intercept: 405
Data tersebut menunjukkan bahwa secara defensif, Sriwijaya FC cukup aktif dengan jumlah intersep mencapai 405 dan clearance 272.
Namun dari sisi produktivitas gol, angka 13 gol menjadi catatan yang perlu ditingkatkan jika ingin bersaing di papan atas klasemen.
Akurasi tembakan yang masih berada di kisaran separuh dari total percobaan juga menjadi evaluasi penting bagi lini serang tim.
Harapan di Putaran Ketiga
Masuknya Iwan Setiawan sebagai pelatih kepala diharapkan membawa pendekatan baru dalam strategi permainan Sriwijaya FC. Sementara kehadiran Eko Saputro di level manajerial menjadi bagian dari restrukturisasi internal klub.
Dengan pembaruan struktur manajemen dan pelatih yang kini telah resmi tercantum di sistem ILeague, publik sepak bola Sumatera Selatan menantikan dampak positif terhadap performa tim di putaran ketiga.
Sriwijaya FC diharapkan mampu meningkatkan efektivitas serangan tanpa mengabaikan soliditas lini pertahanan demi menjaga peluang bersaing di Pegadaian Championship musim ini. (bbs)






