
viralsumsel.com, JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan belum mengetahui secara rinci isi surat dari Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita terkait kelanjutan insentif otomotif pada 2026. Meski demikian, ia memastikan akan segera menindaklanjuti komunikasi tersebut.
Purbaya mengungkapkan hingga saat ini surat dimaksud belum ia baca secara langsung. “Saya belum melihat suratnya, jadi belum tahu detailnya,” kata Purbaya usai menghadiri pembukaan perdagangan perdana Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Jumat (2/1/2026).
Meski demikian, ia menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan pembahasan soal insentif otomotif yang diusulkan Kementerian Perindustrian. “Nanti akan saya tindak lanjuti,” ujarnya singkat.
Sebelumnya, Kementerian Perindustrian memastikan telah mengirimkan surat resmi kepada Kementerian Keuangan yang memuat usulan skema insentif bagi industri otomotif pada 2026. Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif, menyebut surat tersebut dikirim langsung oleh Menperin Agus Gumiwang pada 30 Desember 2025.
“Surat usulan insentif otomotif tahun 2026 sudah disampaikan kepada Menteri Keuangan,” kata Febri.
Namun demikian, pemerintah masih enggan mengungkapkan detail insentif yang diusulkan. Kemenperin menilai pembahasan masih berlangsung secara internal sehingga substansi surat belum bisa dipublikasikan ke ruang publik.
Di sisi lain, pelaku industri menilai insentif fiskal masih sangat dibutuhkan pada 2026, mengingat kinerja penjualan kendaraan nasional belum sepenuhnya pulih. Kondisi ini tidak hanya dialami segmen kendaraan listrik, tetapi juga mobil bermesin konvensional yang penjualannya terus tertekan.
Salah satu contohnya keberhasilan insentif PPnBM pada 2021 yang mampu mendorong pemulihan penjualan pascapandemi. (mel)






