LOS ANGELES, Viralsumsel.com – Tim Nasional Iran kembali menunjukkan mentalitas pantang menyerah setelah berhasil menahan imbang Belgia dengan skor 0-0 dalam laga kedua Grup G Piala Dunia 2026.
Hasil tersebut menjadi catatan bersejarah bagi Team Melli yang untuk pertama kalinya mampu melewati dua pertandingan awal turnamen tanpa menelan kekalahan.
Pertandingan yang berlangsung di Los Angeles itu mempertemukan dua tim yang sama-sama memburu kemenangan perdana. Belgia tampil dominan dalam penguasaan bola, namun kokohnya pertahanan Iran dan penampilan gemilang penjaga gawang Alireza Beiranvand membuat Setan Merah gagal mencetak gol.
Sorotan sebelum pertandingan tertuju pada kembalinya penyerang veteran Belgia, Romelu Lukaku. Striker berusia 33 tahun itu menjalani laga pertamanya sebagai starter sejak Juni tahun lalu dan sekaligus mencatatkan diri sebagai salah satu pemain dengan jumlah penampilan terbanyak dalam sejarah tim nasional Belgia.
Di kubu Iran, pelatih Amir Ghalenoei mencatat sejarah tersendiri dengan menurunkan susunan pemain tertua dalam sejarah Piala Dunia sejak pencatatan statistik dimulai pada 1966. Rata-rata usia starter Iran mencapai 32 tahun 181 hari.
Belgia langsung menekan sejak awal pertandingan. Kevin De Bruyne menjadi motor serangan tim Eropa tersebut dengan sejumlah umpan berbahaya yang merepotkan lini belakang Iran.
Maxim De Cuyper memperoleh peluang emas pada menit-menit awal, namun sepakannya masih mampu diamankan Beiranvand.
Meski lebih banyak bertahan, Iran hampir mengejutkan Belgia pada menit ke-14. Hossein Kanani melepaskan tembakan keras yang memaksa Thibaut Courtois melakukan penyelamatan gemilang.
Belgia terus mendominasi jalannya pertandingan. Youri Tielemans dan De Cuyper bergantian mengancam gawang Iran, tetapi Beiranvand tampil luar biasa di bawah mistar.
Iran sempat membuat pendukungnya bersorak ketika Mehdi Taremi berhasil membobol gawang Courtois melalui skema bola mati yang cerdik. Namun setelah pemeriksaan VAR, gol tersebut dianulir karena posisi offside.
Memasuki babak kedua, pola pertandingan tidak banyak berubah. Belgia tetap menguasai bola, sementara Iran mengandalkan serangan balik cepat yang beberapa kali membahayakan pertahanan lawan.
Taremi kembali menjadi ancaman serius bagi Belgia. Striker andalan Iran itu hampir mencetak gol melalui tendangan voli yang memaksa Courtois melakukan penyelamatan penting.
Belgia sebenarnya memiliki peluang emas menjelang satu jam pertandingan berjalan. Kevin De Bruyne mengirim umpan matang kepada De Cuyper yang berdiri bebas di depan gawang. Namun lagi-lagi Beiranvand tampil heroik dengan penyelamatan refleks yang luar biasa.
Momentum pertandingan berubah pada pertengahan babak kedua. Bek Belgia Nathan Ngoy melakukan kesalahan fatal saat mengirim umpan ke belakang. Taremi yang berhasil merebut bola kemudian dijatuhkan sehingga wasit Darío Herrera tanpa ragu mengeluarkan kartu merah langsung untuk Ngoy.
Bermain dengan keunggulan jumlah pemain, Iran berusaha memanfaatkan situasi tersebut untuk mencuri kemenangan. Namun pertahanan Belgia tetap mampu bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil imbang ini membuat Iran mengoleksi dua poin dari dua pertandingan dan menjaga peluang lolos ke babak 32 besar. Sementara Belgia harus puas melanjutkan tren tanpa kemenangan dalam empat pertandingan terakhir mereka di putaran final Piala Dunia dengan catatan tiga kali imbang dan satu kekalahan.
Pada laga terakhir fase grup, Belgia akan menghadapi Selandia Baru di Vancouver, sedangkan Iran dijadwalkan bertemu Mesir di Seattle dalam pertandingan penentuan.
Penampilan luar biasa Alireza Beiranvand sepanjang laga membuatnya dinobatkan sebagai Flashscore Man of the Match, berkat serangkaian penyelamatan krusial yang menggagalkan sejumlah peluang emas Belgia.
Keywords: Iran vs Belgia, Piala Dunia 2026, Iran tahan Belgia, Alireza Beiranvand, Belgia vs Iran, Grup G Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi, Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, Hasil Piala Dunia Hari Ini.
Meta Deskripsi: Iran kembali menunjukkan ketangguhannya dengan menahan imbang Belgia 0-0 di Grup G Piala Dunia 2026. Alireza Beiranvand tampil gemilang dan menjadi pahlawan Team Melli dalam laga yang berlangsung sengit di Los Angeles.












