Jan Olde Riekerink Ungkap Strategi Rahasia Dewa United Tahan Imbang Persib!

OLAHRAGA278 Dilihat

BANDUNG, viralsumsel.com — Dewa United Banten FC membuka kiprah mereka di Grup B Piala Presiden 2025 dengan hasil mengejutkan. Meski harus bermain dengan 10 orang sejak babak pertama dan tertinggal lebih dahulu, skuad asuhan pelatih Jan Olde Riekerink tampil penuh semangat dan berhasil menahan imbang tuan rumah Persib Bandung dengan skor 1-1, Selasa (8/7/2025) malam di Stadion Si Jalak Harupat.

Pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi. Dewa United kehilangan bek andalan mereka, Cassio Scheid, yang diganjar kartu merah langsung akibat pelanggaran keras. Bermain dengan 10 orang sejak pertengahan babak pertama tak menyurutkan determinasi pasukan Banten Warriors.

Persib memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dan akhirnya berhasil mencetak gol lebih dulu di menit ke-65. Gelandang anyar mereka, William Marcilio, melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang menghujam gawang Dewa United tanpa mampu diantisipasi penjaga gawang.

Namun justru ketika Persib tampak akan mengunci kemenangan, drama terjadi di menit-menit akhir. Wasit menunjuk titik putih setelah terjadi handball oleh pemain belakang Persib di area terlarang. Egy Maulana Vikri yang maju sebagai eksekutor sukses mengelabui kiper dan mencetak gol penyeimbang di menit ke-90+3.

Baca Juga :  Dilepas Sriwijaya FC, Zulkifli Syukur Langsung Diperkenalkan Tim Liga 1

“Kami baru delapan hari berlatih bersama. Tapi para pemain mampu menunjukkan karakter sejati mereka. Bahkan setelah kartu merah, kami masih bisa mendominasi permainan di babak pertama,” ujar Coach Jan Olde dalam sesi jumpa pers usai pertandingan dilansir laman dewa united.

Pelatih asal Belanda itu menilai hasil imbang ini bukan sekadar keberuntungan. Menurutnya, kerja keras dan adaptasi cepat dari para pemain—terutama pemain baru—menjadi kunci keberhasilan tim mencuri satu poin di kandang lawan.

“Setengah dari pemain yang tampil di babak kedua adalah wajah baru. Tapi mereka cepat beradaptasi. Kami layak mendapatkan hasil ini. Para pemain menunjukkan determinasi dan jiwa petarung,” imbuhnya.

Jan juga menjelaskan perubahan taktik yang ia lakukan setelah kartu merah. Awalnya, tim menggunakan formasi bertahan 5-3-1 namun kemudian beralih ke pola 4-4-2 agar tetap menciptakan peluang serangan.

Baca Juga :  Bermain 10 Orang, Dewa United Banten FC Tahan Imbang Persib Lewat Drama Menit Akhir

“Kami tidak hanya bertahan. Di babak pertama kami bahkan menciptakan beberapa peluang. Saya sangat bangga dengan perjuangan anak-anak. Ini adalah tim yang layak dihormati,” tambahnya.

Pelatih berlisensi UEFA Pro ini juga menyoroti penampilan dua mantan pemain Persib—Edo Febriansah dan Nick Kuipers—yang kini berseragam Dewa United. Keduanya sempat mendapat sorotan dari publik Bandung.

“Saya tahu itu momen sulit bagi Edo dan Nick. Tapi mereka profesional sejati. Mereka tetap fokus dan menunjukkan sikap respek kepada mantan klub mereka. Selebrasi mereka bersama fans Persib menunjukkan bahwa sepak bola lebih dari sekadar permainan. Momen seperti inilah yang membuat kita mencintai sepak bola,” tutup Coach Jan.

Hasil ini tentu menjadi modal positif bagi Dewa United untuk menatap laga-laga selanjutnya di fase grup, sekaligus sinyal kuat bahwa mereka bukan tim yang bisa diremehkan, bahkan saat bermain dalam kondisi tidak ideal. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *