John Herdman Minta Timnas Indonesia Jaga Momentum Positif Usai Taklukkan Oman dan Mozambik

JAKARTA – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan pentingnya menjaga momentum positif setelah skuad Garuda sukses meraih dua kemenangan beruntun pada agenda FIFA Matchday Juni 2026. Menurutnya, hasil tersebut menjadi fondasi penting bagi perkembangan tim menuju agenda internasional berikutnya.

Indonesia menutup FIFA Matchday dengan kemenangan tipis 1-0 atas tim nasional Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa malam. Gol tunggal kemenangan dicetak oleh Ole Romeny, yang kembali menunjukkan ketajamannya di lini depan Garuda.

Empat hari sebelumnya, Indonesia juga tampil impresif dengan mengalahkan tim nasional Oman dengan skor meyakinkan 3-0. Dua kemenangan tersebut menjadi pencapaian yang sangat berarti bagi skuad Merah Putih, terutama dalam upaya membangun konsistensi performa di level internasional.

Dalam konferensi pers usai pertandingan, Herdman mengaku puas dengan perkembangan yang ditunjukkan para pemainnya. Ia menilai keberhasilan meraih dua kemenangan secara beruntun menjadi sinyal positif bahwa tim sedang berada di jalur yang tepat.

“Dalam proses membangun tim, kami selalu berbicara mengenai momentum. Dua kemenangan beruntun ini sangat penting bagi perkembangan tim,” ujar Herdman.

Menurut pelatih asal Kanada itu, catatan dua kemenangan berturut-turut bukan sesuatu yang sering diraih Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Ia mengingatkan bahwa terakhir kali Timnas Indonesia mencatatkan prestasi serupa terjadi pada Maret 2024 saat masih ditangani Shin Tae-yong dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Baca Juga :  Janji Bangkit, Persegrata Siap Revans Hadapi PS Pusri

Kala itu Indonesia berhasil menundukkan Vietnam dalam dua pertemuan beruntun dengan skor 1-0 dan 3-0. Sebelum periode tersebut, Timnas Indonesia juga sempat meraih dua kemenangan beruntun atas Brunei Darussalam pada Oktober 2023 dengan skor identik 6-0 dalam putaran pertama Kualifikasi Piala Dunia.

Herdman menilai capaian kali ini memiliki nilai lebih karena diraih saat menghadapi lawan-lawan yang memiliki peringkat FIFA lebih tinggi dibanding Indonesia.

“Kami belum mampu melakukannya lagi sejak 2024, terlebih kali ini kemenangan diraih atas dua tim yang memiliki peringkat lebih tinggi. Ini menunjukkan perkembangan yang baik,” katanya.

Momentum Harus Dijaga Hingga FIFA Matchday Berikutnya

Meski puas dengan hasil yang diraih, Herdman menegaskan bahwa pekerjaan besar sesungguhnya baru dimulai. Ia meminta para pemain tidak cepat puas dan terus menjaga standar performa yang telah dibangun selama FIFA Matchday kali ini.

Menurutnya, tantangan berikutnya adalah mempertahankan tren positif tersebut hingga agenda pertandingan internasional pada September dan Oktober mendatang.

“Kini kami memiliki momentum yang bagus. Tantangan selanjutnya adalah bagaimana mempertahankan tren positif ini sampai FIFA Matchday berikutnya. Itulah standar yang ingin kami bangun bersama,” tegasnya.

Apresiasi Cara Tim Hadapi Permainan Mozambik

Dalam kesempatan yang sama, Herdman juga memberikan apresiasi kepada anak asuhnya yang mampu mengatasi karakter permainan Mozambik yang dikenal mengandalkan kecepatan transisi dari bertahan ke menyerang.

Baca Juga :  Klasmen Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia: Arab Saudi dan Irak Bersaing Rebut Tiket Langsung ke Piala Dunia, Indonesia Tersingkir

Menurutnya, pertandingan melawan tim-tim asal Afrika sering kali berlangsung dengan tempo tinggi dan sulit diprediksi. Karena itu, kemampuan Indonesia menjaga organisasi permainan menjadi faktor penting dalam meraih kemenangan.

“Tim Afrika biasanya memainkan pertandingan yang sangat mengandalkan transisi cepat. Jika Anda terbawa ritme permainan mereka, situasi bisa menjadi sangat sulit,” ungkap Herdman.

Meski demikian, ia mengakui Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah, terutama dalam hal penyelesaian akhir. Berdasarkan statistik pertandingan, skuad Garuda melepaskan 15 tembakan sepanjang laga, namun hanya tiga yang mengarah tepat ke gawang.

Sejumlah peluang emas bahkan gagal berbuah gol, termasuk kesempatan yang diperoleh Marselino Ferdinan, Nathan Tjoe-A-On, dan Elkan Baggott.

Meski hanya menang dengan skor tipis, Herdman menilai hasil tersebut tetap layak disyukuri karena tim berhasil menunjukkan mentalitas dan disiplin permainan yang baik hingga peluit akhir dibunyikan.

Dengan dua kemenangan beruntun atas Oman dan Mozambik, Timnas Indonesia kini menatap agenda internasional berikutnya dengan optimisme tinggi. Momentum positif yang tengah dibangun diharapkan menjadi modal penting bagi skuad Garuda untuk terus meningkatkan daya saing di level dunia. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *