Kendal Tornado FC Datangkan Tiga Pemain Muda, Perkuat Skuad Hadapi Championship 2026/27

KENDAL, viralsumsel.com – Kendal Tornado FC terus melakukan pembenahan komposisi tim menjelang bergulirnya Pegadaian Championship 2026/27.

Klub yang memiliki julukan Laskar Badai Pantura tersebut kembali menambah kekuatan dengan mendatangkan tiga pemain muda melalui skema peminjaman hingga akhir musim.

Tiga pemain yang resmi bergabung dengan Kendal Tornado FC yakni Muhammad Ghiyas Zico Salmon dan Ousmane Maiket Camara yang dipinjam dari Borneo FC, serta Afnan Irsandy Hafidz dari Persija Jakarta.

Kehadiran ketiganya menjadi bagian dari strategi Kendal Tornado FC dalam membangun skuad yang mampu bersaing sepanjang kompetisi. Selain mempertimbangkan kebutuhan teknis, perekrutan tersebut juga berkaitan dengan kewajiban klub memenuhi komposisi pemain sesuai regulasi Pegadaian Championship 2026/27.

Manajer Kendal Tornado FC, Heri Sasongko, menjelaskan bahwa ketiga pemain muda tersebut telah mendapat penilaian dari tim pelatih selama mengikuti sesi latihan. Hasil pemantauan menunjukkan mereka memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan permainan tim.

Regulasi kompetisi musim 2026/27 mengharuskan setiap klub mendaftarkan sedikitnya delapan pemain U21. Pemain yang masuk kategori tersebut merupakan pemain dengan batas maksimal kelahiran 1 Januari 2006.

Selain kewajiban mendaftarkan pemain muda, klub juga harus menurunkan sedikitnya dua pemain U21 secara bersamaan sejak awal pertandingan atau sepanjang laga. Kondisi tersebut membuat keberadaan pemain muda dengan kualitas kompetitif menjadi kebutuhan penting bagi setiap peserta Championship.

Baca Juga :  Ryo Matsumura Cedera, Persija Jakarta Hadapi Awal Musim dengan Ujian Berat

Heri menyebut keputusan meminjam tiga pemain tersebut memberikan keuntungan ganda bagi Kendal Tornado FC. Di satu sisi, mereka dapat memenuhi kebutuhan regulasi. Di sisi lain, para pemain yang didatangkan juga dinilai memiliki kemampuan untuk bersaing dalam skema permainan yang sedang dibangun pelatih.

“Setelah melihat kemampuan mereka dalam latihan, ketiganya memang sesuai dengan kebutuhan dan rencana permainan tim. Mereka juga termasuk pemain yang memenuhi ketentuan regulasi, sehingga peminjaman ini menjadi langkah yang cukup menguntungkan bagi kami,” ujar Heri Sasongko, Kamis (10/9) malam.

Kehadiran Ghiyas, Camara, dan Afnan juga tidak dimaksudkan hanya sebagai pelengkap kuota pemain muda. Heri menilai ketiganya memiliki peluang untuk bersaing mendapatkan posisi di dalam skuad utama.

Persaingan tersebut diharapkan justru memberikan dampak positif terhadap atmosfer internal tim. Semakin banyak pemain yang memiliki kemampuan bersaing, semakin tinggi pula kompetisi untuk mendapatkan tempat di starting eleven.

Manajemen Kendal Tornado FC berharap ketiga pemain pinjaman tersebut mampu segera beradaptasi dengan lingkungan baru, rekan-rekan setim, serta sistem permainan yang diterapkan tim pelatih.

Baca Juga :  Kas Hartadi Janji PSIS Tampil Maksimal

“Harapan kami tentu mereka bisa memberikan tambahan kualitas untuk tim. Kehadiran mereka juga diharapkan membuat persaingan di dalam skuad semakin kompetitif dan positif,” kata Heri.

Dari sisi kedalaman skuad, tambahan tiga pemain U21 tersebut memberikan opsi lebih banyak bagi Kendal Tornado FC. Tim pelatih kini memiliki alternatif tambahan untuk menentukan komposisi pemain sesuai kebutuhan pertandingan sekaligus menyesuaikannya dengan regulasi kompetisi.

Langkah ini menjadi bagian dari persiapan Laskar Badai Pantura menghadapi kompetisi yang panjang. Dengan tuntutan memainkan pemain U21 secara bersamaan, kualitas dan jumlah pemain muda menjadi salah satu aspek yang tidak bisa diabaikan.

Kendal Tornado FC pun kini memiliki tambahan amunisi melalui kehadiran Muhammad Ghiyas Zico Salmon, Ousmane Maiket Camara, dan Afnan Irsandy Hafidz. Ketiganya diharapkan mampu memberikan warna baru sekaligus meningkatkan persaingan sehat di dalam tim.

Dengan komposisi yang terus diperkuat, Laskar Badai Pantura berusaha memastikan skuad mereka tidak hanya memenuhi persyaratan regulasi, tetapi juga memiliki kedalaman dan kualitas yang cukup untuk menghadapi persaingan Pegadaian Championship 2026/27.

Kini, tantangan berikutnya berada di tangan para pemain dan tim pelatih untuk mengoptimalkan tambahan kekuatan tersebut ketika kompetisi resmi bergulir. (bbs/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *