Pagar Alam, viralsumsel.com – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Selatan kembali melanjutkan program Literasi Media di SMAN 04 Kota Pagar Alam dengan mengangkat tema “Pentingnya Memilih Media Penyiaran yang Tepat”.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bidang Kelembagaan KPID Sumsel sebagai bagian dari komitmen lembaga untuk mengedukasi generasi muda agar mampu menjadi pengguna media yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.
Program ini terselenggara atas kolaborasi antara KPID Sumatera Selatan, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Sumatera Selatan, dan LPPL Radio Besemah FM Pagar Alam, serta mendapat dukungan dari Kominfo Kota Pagar Alam.
Melalui kegiatan ini, KPID Sumsel berupaya memperluas jangkauan literasi media ke berbagai daerah di Sumatera Selatan, dengan sasaran utama pelajar sebagai generasi penerus bangsa yang hidup di tengah derasnya arus informasi digital.
Wakil Ketua sekaligus Anggota Bidang Kelembagaan KPID Sumsel, Hasandri Agustiawan, hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan tersebut.
Dalam materinya, Hasandri menekankan pentingnya memahami fungsi media penyiaran serta peran masyarakat dalam menjaga kualitas tayangan agar tetap mendidik dan menyehatkan publik.
“Media adalah cermin nilai dan perilaku masyarakat. Karena itu, penting bagi kita untuk bijak memilih tayangan dan sumber informasi agar yang kita serap membawa manfaat, bukan sebaliknya,” ujar Hasandri dalam paparannya di hadapan ratusan siswa dan guru.
Selain Hasandri, kegiatan literasi ini juga menghadirkan Dwi Karolita dari Diskominfo Provinsi Sumatera Selatan sebagai narasumber pendamping.
Ia menyampaikan materi tentang pentingnya kecerdasan digital di era media sosial, khususnya dalam menyikapi maraknya berita bohong (hoaks) dan konten menyesatkan. Dwi mengajak para pelajar untuk berhati-hati dalam menerima informasi serta memastikan kebenarannya sebelum disebarluaskan.
“Kita hidup di zaman ketika informasi datang begitu cepat. Maka, tugas kita bukan hanya menerima, tapi juga memverifikasi agar tidak menjadi bagian dari penyebar hoaks,” tegasnya.
Kegiatan literasi media ini disambut antusias oleh para siswa dan guru SMAN 04 Pagar Alam. Melalui sesi pemaparan materi dan diskusi interaktif, peserta memperoleh wawasan mengenai cara bermedia yang cerdas, beretika, dan bertanggung jawab.
Para siswa pun aktif bertanya seputar dampak media terhadap perilaku remaja, peran regulator dalam penyiaran, hingga cara mengenali konten yang layak dikonsumsi.
Ketua KPID Sumatera Selatan, Herfriady, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan literasi media merupakan langkah penting dalam membangun masyarakat yang melek informasi.
Menurutnya, masyarakat perlu memiliki kemampuan untuk memilah dan memilih tayangan yang sesuai dengan nilai edukatif serta tidak terjebak pada konten yang tidak bermutu.
“Kami ingin masyarakat, terutama generasi muda, memiliki daya tahan terhadap derasnya arus informasi. Literasi media menjadi bekal penting agar kita tidak mudah terpengaruh oleh konten negatif yang beredar di berbagai platform,” tutur Herfriady.
Turut hadir Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran dan Program (PKSP) KPID Sumsel, Sisilia, serta perwakilan tuan rumah Budi Santoso, selaku Humas SMAN 04 Pagar Alam yang hadir mewakili Kepala Sekolah H. Naharudin.
Melalui kegiatan ini, KPID Sumatera Selatan berharap literasi media dapat menjadi gerakan berkelanjutan di lingkungan pendidikan.
Diharapkan, para pelajar mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan semangat bermedia sehat, beretika, dan produktif di tengah perkembangan teknologi informasi yang kian pesat. (*)






