PALEMBANG, viralsumsel.com – Upaya kemanusiaan kembali dilakukan Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) Palembang bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Palembang.
Sebanyak 14 ton bantuan logistik diberangkatkan menuju wilayah terdampak bencana alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Jumat (5/12/2025).
Bantuan tersebut diterbangkan menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara Hercules C-130 A-1333 dari Skadron Udara 33 Lanud Sultan Hasanuddin Makassar.
Pesawat tiba di Palembang untuk melaksanakan misi angkut cepat (rapid humanitarian airlift) guna memastikan bantuan segera sampai ke lokasi bencana.
Komandan Lanud SMH, Kolonel Pnb Zulfikri Arif Purba, S.Sos., MS.(NSSS), mengatakan bahwa pengiriman bantuan dilakukan secepat mungkin sebagai bentuk kepedulian masyarakat Palembang terhadap warga yang tengah menghadapi musibah.
“Bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dan empati masyarakat Kota Palembang bersama berbagai instansi. Bantuan yang dikirim berupa makanan siap konsumsi seperti mi instan, biskuit, dan air mineral. Semoga apa yang kami kirimkan dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh, Sumut, dan Sumbar,” ujarnya.
Danlanud menambahkan, proses pengiriman bantuan ini tidak lepas dari kerja keras seluruh personel Lanud SMH serta kru pesawat Hercules yang bekerja tanpa mengenal waktu.
“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang terlibat. Mulai dari malam hingga pagi hari mereka tetap bekerja penuh semangat untuk memproses muatan bantuan ini. Ini wujud nyata bahwa TNI AU selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana,” tegasnya.
Selain Forkopimda Kota Palembang, acara pelepasan bantuan juga dihadiri berbagai instansi terkait yang turut berkontribusi dalam pengumpulan logistik. Kolaborasi lintas lembaga tersebut menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus hidup di tengah masyarakat Palembang.
Pengiriman 14 ton bantuan ini diharapkan dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana di tiga provinsi tersebut, sekaligus menjadi langkah konkret Palembang dalam mendukung upaya nasional penanganan darurat bencana. (ril)







