Liga 4 Sumsel: Bhayangkara Sriwijaya Hentikan Rekor Sempurna Porsiba dalam Laga Panas yang Dihiasi Tiga Kartu Merah

OLAHRAGA814 Dilihat

viralsumsel.com ,PALEMBANG – Rekor kemenangan sempurna Porsiba FC Tanjung Enim akhirnya terhenti di babak penyisihan Grup B Liga 4 Sumatera Selatan (Sumsel) musim 2024/2025.

Pada laga ketiganya, tim berjuluk Laskar Batubara harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang Bhayangkara Sriwijaya FC dengan skor akhir 2-2 di Lapangan Baseball, Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Jumat (14/2/2025).

Pertandingan ini berlangsung sengit sejak peluit pertama dibunyikan. Kedua tim sama-sama berambisi untuk meraih kemenangan demi mengamankan posisi puncak klasemen Grup B.

Namun, laga ini bukan hanya menghadirkan aksi-aksi menegangkan, tetapi juga diwarnai insiden panas yang membuat wasit Hengki Pratama dari Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur mengeluarkan tiga kartu merah.

Jalannya Pertandingan

Sejak menit awal, Porsiba FC tampil dominan dan langsung menekan pertahanan Bhayangkara Sriwijaya. Mereka memanfaatkan keunggulan kualitas individu para pemainnya yang mayoritas berasal dari luar Sumsel. Sementara itu, Bhayangkara Sriwijaya yang mengandalkan talenta lokal Palembang memilih untuk bermain lebih disiplin dalam bertahan sambil mencari peluang lewat serangan balik cepat.

Gol pertama akhirnya tercipta pada menit ke-35 melalui kaki gelandang tengah Porsiba, M Yudha Pratama Matondang. Dengan tendangan keras dari luar kotak penalti, ia sukses membobol gawang Bhayangkara Sriwijaya. Keunggulan 1-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Porsiba kembali menunjukkan taringnya. Pada menit ke-65, mereka berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui aksi pemain sayap kanan, Ilham Galang Pamungkas. Ilham dengan cerdik memanfaatkan umpan matang dari sisi kiri sebelum melepaskan tembakan yang tak mampu dihalau kiper Bhayangkara Sriwijaya.

Baca Juga :  Pemain Dewa United, Septian Bagaskara, Terpilih ke Timnas! Berikut Perjalanan Kariernya yang Menginspirasi!

Tertinggal dua gol, pelatih Bhayangkara Sriwijaya, Reza Resah Pratama, langsung melakukan perubahan strategi dengan mengganti beberapa pemain. Hasilnya pun langsung terlihat. Timnya berhasil memperkecil kedudukan pada menit ke-70 lewat gol sang kapten, Rizky Dwi Ramadhana. Semangat para pemain Bhayangkara semakin membara setelah gol tersebut.

Hanya berselang tujuh menit, tepatnya di menit ke-77, Rizky kembali mencatatkan namanya di papan skor dengan gol keduanya. Skor berubah menjadi 2-2, membuat tensi pertandingan semakin meningkat.

Tiga Kartu Merah di Laga Panas

Tidak hanya menyajikan drama gol, pertandingan ini juga diwarnai tensi tinggi yang berujung pada keluarnya tiga kartu merah dari kantong wasit. Insiden pertama terjadi pada menit ke-17 ketika penyerang Porsiba, Sahbandi, mendapatkan kartu merah langsung setelah melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Bhayangkara Sriwijaya.

Pada menit ke-54, duel semakin memanas ketika bek tengah Bhayangkara Sriwijaya, Rifki Ahmad Ale Silitonga, mendapatkan kartu merah setelah terlibat benturan keras dengan pemain Porsiba. Tidak hanya Rifki, bek tengah Porsiba, Daniel Nur Cahya, juga menerima kartu merah dalam insiden yang sama, membuat kedua tim harus bermain dengan 10 pemain.

Peta Persaingan di Grup B

Meskipun gagal meraih kemenangan, Porsiba FC masih bertahan di puncak klasemen sementara Grup B dengan koleksi tujuh poin dari tiga pertandingan, hasil dari dua kemenangan dan satu hasil imbang. Sementara itu, Bhayangkara Sriwijaya menempel ketat di posisi kedua dengan jumlah poin yang sama, namun kalah dalam selisih gol.

Baca Juga :  Terpilih Aklamasi, Marjoni Nahkodai KONI Muba

Hasil ini membuat persaingan di Grup B semakin sengit. Dengan masih tersisa beberapa laga, peluang kedua tim untuk lolos ke fase selanjutnya tetap terbuka lebar.

Komentar Pelatih

Pelatih Bhayangkara Sriwijaya, Reza Resah Pratama, mengaku bersyukur dengan hasil imbang ini. Menurutnya, performa tim yang seluruhnya diisi oleh pemain lokal Palembang mampu menunjukkan mental bertanding yang kuat.

“Alhamdulillah, meskipun kami sempat tertinggal dua gol, anak-anak tidak panik dan mampu bangkit. Ini menunjukkan bahwa mental bertanding mereka sudah semakin matang. Yang lebih membanggakan, kami bisa menahan Porsiba yang dihuni banyak pemain luar Sumsel,” ujar Reza.

Laga Selanjutnya

Dengan hasil ini, kedua tim akan menghadapi laga krusial dalam pertandingan berikutnya. Porsiba akan berusaha mengamankan kembali tiga poin untuk menjaga posisi mereka di puncak klasemen, sementara Bhayangkara Sriwijaya tentu tidak ingin kehilangan momentum setelah sukses menahan tim pemuncak klasemen.

Para pecinta sepak bola Sumsel tentu akan terus menantikan persaingan sengit di Grup B Liga 4 Zona Sumsel. Dengan rivalitas yang semakin ketat, setiap laga ke depan akan menjadi penentu nasib masing-masing tim.  (asa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *