viralsumsel.com ,PALEMBANG – Persimuba Musi Banyuasin harus puas berbagi angka dengan PS Tria (PersiOKUT) setelah laga keempat babak penyisihan Grup A Liga 4 Sumsel 2024/2025 berakhir dengan skor 1-1.
Pertandingan yang berlangsung di Lapangan Panahan Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, pada Jumat (14/2/2025), itu menyajikan duel sengit yang diwarnai berbagai peluang emas dan drama di menit-menit akhir.
Babak Pertama Berjalan Ketat Tanpa Gol
Sejak menit awal, kedua tim langsung menunjukkan intensitas permainan yang tinggi. Persimuba dan PS Tria sama-sama mengusung strategi menyerang dengan permainan cepat dan agresif. Lini tengah menjadi medan pertarungan utama, di mana kedua tim berusaha mencari celah untuk membongkar pertahanan lawan.
Persimuba yang mengandalkan kecepatan para pemain sayapnya beberapa kali mengancam gawang PS Tria. Sebaliknya, PS Tria juga tidak tinggal diam dengan melancarkan serangan balik cepat yang beberapa kali memaksa kiper Persimuba melakukan penyelamatan gemilang.
Meskipun kedua tim memiliki beberapa peluang matang, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor tetap 0-0 hingga turun minum. Pertahanan disiplin yang ditunjukkan oleh masing-masing tim juga menjadi faktor utama yang membuat kebuntuan di babak pertama.
PS Tria Unggul Lebih Dulu di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, PS Tria mulai menunjukkan dominasinya. Tim berjuluk Laskar Baks Bani ini tampil lebih agresif dan terus menekan pertahanan Persimuba. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-53. Striker andalan PS Tria, Bayu Sutrisno, berhasil memanfaatkan celah di lini belakang lawan dan mencetak gol pembuka. Berawal dari umpan silang akurat dari sisi kanan, Bayu yang lolos dari kawalan bek Persimuba sukses menyontek bola ke gawang tanpa bisa dihalau kiper.
Gol tersebut membuat PS Tria semakin percaya diri. Mereka mulai bermain lebih bertahan, mengandalkan serangan balik cepat untuk mempertahankan keunggulan. Strategi ini sempat membuat Persimuba frustrasi karena sulit menembus barisan pertahanan lawan yang tampil solid.
Persimuba Bangkit dan Samakan Kedudukan
Tertinggal satu gol, Persimuba tidak tinggal diam. Mereka meningkatkan intensitas serangan dengan memasukkan pemain bertipe menyerang. Pergantian taktik ini akhirnya membuahkan hasil di menit ke-85. Joko Prehaten, yang baru masuk menggantikan bek tengah Moh. Antoni pada menit ke-65, menjadi pahlawan bagi timnya. Ia berhasil mencetak gol penyama kedudukan setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang PS Tria. Bola liar hasil sapuan kurang sempurna dari bek lawan berhasil ia sambar dengan tendangan keras yang tak mampu dibendung kiper.
Gol tersebut menjadi momentum kebangkitan Persimuba yang semakin bernafsu untuk mencari gol kemenangan. Beberapa peluang emas tercipta di menit-menit akhir, termasuk satu eksekusi penalti yang sayangnya gagal dimanfaatkan setelah tendangan keras pemain Persimuba berhasil ditepis oleh kiper PS Tria.
Drama Penalti yang Gagal dan Kecewa di Akhir Laga
Hasil imbang ini jelas menjadi pukulan bagi PS Tria yang sudah unggul hingga menjelang akhir laga. Pelatih PS Tria, Joko Nugroho, mengungkapkan kekecewaannya atas hasil pertandingan ini. Menurutnya, timnya sudah bermain sesuai dengan strategi, tetapi kehilangan fokus di menit-menit akhir menjadi penyebab gagalnya mereka mengamankan tiga poin.
“Kami sangat kecewa karena sudah unggul cukup lama, tetapi akhirnya kebobolan di menit-menit akhir. Fokus dan konsentrasi di menit krusial memang harus lebih ditingkatkan. Selain itu, penalti yang gagal dieksekusi menjadi momen penting yang seharusnya bisa membuat kami menang,” ujar Joko.
Dampak pada Klasemen Grup A
Hasil imbang ini tidak terlalu mengubah posisi kedua tim di klasemen sementara Grup A Liga 4 Sumsel. Persimuba masih berjuang untuk bisa menembus posisi atas, sementara PS Tria tetap berada di papan tengah dengan poin yang masih bisa diperjuangkan untuk lolos ke babak selanjutnya.
Dengan sisa pertandingan yang semakin sedikit, kedua tim harus segera berbenah agar tidak kehilangan peluang lolos ke fase berikutnya. Pertarungan di Grup A semakin menarik karena persaingan masih sangat ketat.
Skenario Berikutnya dan Laga yang Menarik Dinantikan
Persimuba harus segera bangkit dan memaksimalkan laga-laga tersisa jika ingin lolos ke babak berikutnya. Dengan kekuatan tim yang cukup solid, mereka masih memiliki peluang besar untuk melaju lebih jauh. Sementara PS Tria harus memperbaiki fokus mereka, terutama dalam menjaga keunggulan hingga akhir laga.
Liga 4 Sumsel semakin menarik untuk diikuti dengan banyaknya pertandingan yang berlangsung sengit. Para pecinta sepak bola Sumsel tentunya menantikan laga-laga seru berikutnya yang akan menentukan nasib tim-tim di babak penyisihan. (asa)






