MILAN, viralsumsel.com — AC Milan mengawali kiprahnya di Liga Europa musim ini dengan hasil yang mengecewakan. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Rossoneri harus mengakui keunggulan Benfica dengan skor 0-2 di Stadion San Siro, Kamis dini hari WIB.
Dua gol yang memastikan kemenangan Benfica masing-masing dicetak Dodi Lukebakio dan Jakub Kaminski. Hasil tersebut terasa cukup mengecewakan bagi Milan karena mereka sebenarnya mampu menguasai jalannya pertandingan dan beberapa kali menghasilkan peluang di depan gawang tim tamu.
Namun, dominasi penguasaan bola belum mampu dikonversikan menjadi gol. Benfica tampil disiplin dengan menjaga pertahanan tetap rapat dan sesekali mengandalkan serangan balik cepat untuk memberikan ancaman kepada lini belakang Milan.
Benfica langsung menunjukkan efektivitas mereka ketika mendapatkan kesempatan. Pada menit ke-16, Lukebakio berhasil membawa tim tamu memimpin.
Pemain asal Belgia itu mendapatkan ruang untuk melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Sepakannya meluncur deras menuju sudut kiri gawang dan membuat Mike Maignan harus memungut bola dari dalam gawangnya.
Milan kemudian mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, Benfica justru hampir memperlebar jarak pada menit ke-24.
Heorhiy Sudakov melepaskan tembakan yang mengarah ke gawang Milan. Beruntung bagi tuan rumah, bola hanya membentur tiang sehingga skor 0-1 tetap bertahan.
AC Milan memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan. Filippo Terracciano memperoleh peluang emas, tetapi penyelesaiannya belum mampu melewati kiper Benfica, Anatoliy Trubin.
Kiper Benfica tersebut menjadi salah satu pemain yang cukup sibuk sepanjang pertandingan. Trubin beberapa kali tampil sigap dalam mengamankan gawangnya ketika Milan berusaha mencari gol penyeimbang.
Benfica juga tidak hanya bertahan. Jakub Kaminski sempat mengancam pertahanan Milan, tetapi upayanya berhasil dihentikan Samuel Chukwueze.
Memasuki babak kedua, Milan berusaha tampil lebih agresif. Tekanan demi tekanan mulai diberikan kepada pertahanan Benfica. Koni De Winter menjadi salah satu pemain yang mencoba membuka peluang, tetapi usahanya belum menghasilkan gol.
Alih-alih menyamakan kedudukan, Milan justru kembali kebobolan pada menit ke-54.
Kaminski berhasil menggandakan keunggulan Benfica setelah menerima umpan dari Souffian El Karouani. Pemain tersebut mampu memanfaatkan peluang dengan baik untuk mengubah kedudukan menjadi 2-0 bagi tim tamu.
Tertinggal dua gol, Milan terus berusaha mencari celah untuk memperkecil jarak. Christian Pulisic kemudian memperoleh peluang pada menit ke-62.
Pemain asal Amerika Serikat itu melepaskan tembakan menggunakan kaki kiri, tetapi lagi-lagi Trubin mampu melakukan penyelamatan untuk menjaga gawang Benfica tetap aman.
Pulisic kembali memberikan ancaman setelah melakukan penetrasi ke area pertahanan Benfica. Ia mencoba memanfaatkan ruang yang terbuka untuk menciptakan peluang, tetapi penyelesaian akhirnya kembali digagalkan Trubin.
Situasi tersebut menggambarkan bagaimana Milan kesulitan menembus pertahanan Benfica meski terus memberikan tekanan. Setiap peluang yang berhasil diciptakan tuan rumah belum berujung gol karena penampilan Trubin di bawah mistar.
Hingga pertandingan berakhir, Benfica mampu mempertahankan keunggulan 2-0. Dua gol Lukebakio dan Kaminski menjadi pembeda dalam pertandingan yang mempertemukan dua tim dengan sejarah besar di kompetisi Eropa tersebut.
Bagi AC Milan, kekalahan di San Siro menjadi awal yang kurang ideal dalam perjalanan mereka di Liga Europa musim ini. Rossoneri perlu segera melakukan evaluasi, terutama dalam hal efektivitas penyelesaian akhir setelah sejumlah peluang gagal dimanfaatkan.
Sementara itu, Benfica pulang dengan hasil maksimal berkat permainan yang efektif. Pertahanan solid dan kemampuan memanfaatkan peluang menjadi faktor penting di balik kemenangan mereka atas Milan. (bbs/ion)







