ARLINGTON, viralsumsel.com – Pelatih Tim Nasional Spanyol, Luis de la Fuente, tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya setelah tim asuhannya berhasil menyingkirkan Prancis dan memastikan satu tempat di partai final Piala Dunia FIFA 2026.
Bermain di Stadion AT&T, Arlington, Selasa waktu setempat, La Roja tampil disiplin dan efektif untuk mengalahkan Les Bleus dengan skor 2-0. Dua gol kemenangan Spanyol masing-masing dicetak oleh Mikel Oyarzabal dan Pedro Porro.
Hasil tersebut menjadi pencapaian besar bagi sepak bola Spanyol. Pasalnya, La Roja akhirnya kembali menembus partai final Piala Dunia setelah terakhir kali melakukannya pada edisi 2010, ketika mereka sukses meraih gelar juara dunia pertama dalam sejarah.
Usai pertandingan, Luis de la Fuente menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan sesuatu yang datang secara instan. Menurutnya, perjalanan menuju final merupakan buah dari proses panjang yang telah dibangun sejak dirinya mulai menangani tim nasional beberapa tahun lalu.
Pelatih berusia 65 tahun itu menjelaskan bahwa seluruh elemen tim terus berpegang pada filosofi permainan yang sama selama hampir empat tahun terakhir. Konsistensi tersebut kini mulai menunjukkan hasil yang nyata di panggung terbesar sepak bola dunia.
“Kami memulai proyek ini hampir empat tahun lalu dengan sebuah gagasan dan identitas yang jelas. Semua pemain serta staf terus menjaga komitmen terhadap konsep tersebut, dan hari ini kami melihat hasilnya dengan berhasil mencapai final,” ujar De la Fuente.
Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada para pemain yang dinilainya tampil luar biasa sepanjang turnamen. Menurutnya, keberhasilan Spanyol tidak hanya ditentukan oleh kualitas individu, tetapi juga semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh skuad.
De la Fuente menilai para pemainnya telah memperlihatkan dedikasi, solidaritas, dan kerja keras yang luar biasa sejak hari pertama pemusatan latihan hingga menembus partai puncak.
“Para pemain layak mendapatkan pujian setinggi-tingginya. Mereka menunjukkan komitmen yang luar biasa setiap hari. Dengan kualitas dan kerja sama yang mereka miliki, hal-hal yang sulit terlihat menjadi lebih mudah dilakukan di lapangan,” ungkapnya.
Kemenangan atas Prancis terasa semakin istimewa karena diraih atas salah satu tim terbaik di dunia. Sebelum bertemu Spanyol, skuad asuhan Didier Deschamps tampil sempurna dengan selalu meraih kemenangan sejak fase grup.
Prancis sebelumnya sukses mengatasi perlawanan Senegal, Irak, Norwegia, Swedia, Paraguay, hingga Maroko. Bahkan, Les Bleus hanya kebobolan dua gol sepanjang turnamen sebelum akhirnya dihentikan oleh Spanyol pada babak semifinal.
Keberhasilan menghentikan laju impresif Prancis sekaligus membuktikan bahwa Spanyol layak menjadi salah satu kandidat kuat juara dunia tahun ini. Solidnya pertahanan, kreativitas lini tengah, serta kematangan pemain muda seperti Lamine Yamal menjadi modal penting bagi La Roja.
Kini fokus Spanyol tertuju pada partai final yang akan menjadi kesempatan emas untuk menambah koleksi trofi Piala Dunia mereka.
La Roja tinggal menunggu pemenang laga semifinal lainnya antara Inggris dan Argentina untuk menentukan lawan di pertandingan perebutan gelar juara.
Dengan performa konsisten yang ditunjukkan sepanjang turnamen, optimisme tinggi kini menyelimuti kubu Spanyol. Luis de la Fuente dan anak asuhnya hanya membutuhkan satu langkah lagi untuk mengukir sejarah baru dan mengembalikan kejayaan sepak bola Negeri Matador di panggung dunia. (bbs)






