
viralsumsel.com, JAKARTA- Meski telah duduk bersama dalam pertemuan mediasi, luka batin Wardatina Mawa tampaknya belum sembuh. Istri sah Insanul Fahmi itu disebut masih memendam sakit hati mendalam, bahkan setelah sang suami menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
Kondisi psikologis Mawa diungkapkan oleh kuasa hukum Fahmi, Tommy Tri Yunanto. Ia menuturkan, suasana pertemuan justru terasa sunyi dan berat, karena Mawa lebih memilih diam ketimbang meluapkan emosi atau mengutarakan perasaan.
“Rasa sakitnya benar-benar terasa. Mawa ini bukan marah dengan teriakan, tapi dengan diam. Itu justru lebih menunjukkan betapa terpukulnya dia,” ujar Tommy saat ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.
Dalam forum tersebut, Fahmi disebut telah menurunkan egonya dan meminta maaf secara langsung di hadapan Mawa serta keluarga besarnya. Namun, sikap legawa Fahmi belum cukup untuk meluruhkan tembok batin sang istri.
“Dia memang tidak bicara sepatah kata pun, tapi setidaknya tidak ada lagi pertengkaran. Fahmi sudah meminta maaf dengan sungguh-sungguh dan merendahkan egonya,” kata Tommy.
Melihat kondisi Mawa yang masih sangat rapuh, para kuasa hukum dari kedua pihak sepakat untuk mengambil langkah berbeda: bersikap pasif. Mereka memilih tidak terlalu mencampuri urusan personal pasangan tersebut dan memberi ruang bagi Mawa untuk memulihkan perasaannya secara perlahan.
Bagi para pengacara, perkara ini bukan sekadar urusan hukum atau pasal pidana, melainkan soal perasaan seorang perempuan yang merasa dikhianati dan kehilangan rasa aman dalam rumah tangga.
“Kami sepakat pasif karena ini urusan keluarga. Saya hadir karena Mawa meminta didampingi. Jadi kami hanya memfasilitasi pembicaraan yang menyangkut rumah tangga mereka,” jelasnya.
Meski masih diliputi amarah dan emosi, Mawa tetap menunjukkan keteguhan sikap. Ia mengajukan dua syarat penting yang harus dipenuhi Fahmi jika ingin mendapatkan maaf sepenuhnya, termasuk pembuktian atas dugaan nikah siri yang selama ini menjadi ganjalan besar.
“Kita tidak bisa memaksakan apa pun karena merekalah yang menjalani rumah tangga itu. Mawa masih marah, masih emosional, itu wajar. Tapi ada syarat-syarat yang disampaikan, dan Fahmi menyanggupi semuanya,” pungkas Tommy. (mel)






