viralsumsel.com, Yogyakarta — PSIM Yogyakarta resmi mengumumkan aktivitas perdananya di bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026.
Klub berjuluk Laskar Mataram itu memastikan melepas winger kanan mereka, Kasim Botan, ke Semen Padang FC dengan status transfer permanen.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Manajer PSIM Yogyakarta, Razzi Taruna. Ia membenarkan bahwa kesepakatan antara kedua klub telah tercapai dan proses transfer sudah rampung untuk putaran kedua kompetisi.
“Benar, kami telah menyepakati transfer Kasim Botan ke Semen Padang FC pada paruh musim ini. Keputusan ini diambil setelah melalui pertimbangan matang demi kepentingan pemain dan tim,” ujar Razzi Taruna.
Razzi menjelaskan, minimnya kesempatan bermain menjadi alasan utama dilepasnya pemain asal Adonara tersebut. Ketatnya persaingan di sektor sayap membuat Kasim Botan sulit mendapatkan menit bermain reguler sepanjang putaran pertama musim ini.
Berdasarkan catatan statistik tim, Kasim Botan hanya mencatatkan total delapan menit bermain dari 18 pertandingan PSIM Yogyakarta di paruh pertama liga. Satu-satunya laga yang melibatkan dirinya terjadi pada pekan ke-9 saat PSIM bertandang ke markas Persita Tangerang pada Oktober 2025 lalu.
Manajemen PSIM menilai, kondisi tersebut tidak ideal bagi perkembangan karier sang pemain. Oleh karena itu, transfer ke Semen Padang FC dianggap sebagai solusi terbaik agar Kasim Botan bisa kembali mendapatkan jam terbang yang cukup di level tertinggi.
“Fokus utama kami adalah kebutuhan menit bermain. Di posisi sayap, persaingan di PSIM memang sangat ketat. Kami ingin Kasim tetap kompetitif dan mendapatkan kesempatan bermain yang lebih konsisten bersama klub barunya,” lanjut Razzi.
Selain aspek teknis pemain, keputusan melepas Kasim Botan juga berkaitan dengan rencana penyeimbangan skuad PSIM pada putaran kedua. Dengan berkurangnya satu pemain, manajemen membuka ruang untuk mendatangkan amunisi baru.
“Kami juga mempertimbangkan efektivitas komposisi tim. Dengan transfer ini, kami bisa merekrut satu pemain baru. Posisi yang kami incar adalah bek tengah, dan rencananya akan diisi oleh pemain asing,” jelas Razzi Taruna.
Transfer ini sekaligus menandai berakhirnya kebersamaan Kasim Botan dengan PSIM Yogyakarta. Kontrak sang pemain diketahui hanya berdurasi satu musim, sehingga kepindahan ke Semen Padang FC secara otomatis mengakhiri kerja sama kedua pihak.
Meski demikian, manajemen PSIM tetap menyampaikan apresiasi atas kontribusi Kasim Botan selama mengenakan seragam Parang Biru. Klub juga mendoakan agar sang pemain mampu menunjukkan performa terbaiknya bersama Semen Padang FC hingga akhir musim.
“Kami berterima kasih atas dedikasi Kasim selama di PSIM. Semoga dia sukses, bisa berkontribusi maksimal, dan terus berkembang di klub barunya,” tutup Razzi. (bbs)











