PADANG, viralsumsel.com – Manajemen Semen Padang FC resmi menunjuk Imran Nahumarury sebagai pelatih kepala baru tim pada Kamis (5/3).
Pelatih berlisensi AFC Pro tersebut dipercaya memimpin Kabau Sirah dalam mengarungi sisa 10 pertandingan kompetisi BRI Super League musim 2025/2026.
Pengumuman penunjukan Imran disampaikan melalui akun Instagram resmi klub dengan pesan sambutan bagi pelatih berusia 46 tahun itu. Kehadirannya diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi tim kebanggaan masyarakat Sumatera Barat yang saat ini tengah berjuang keluar dari papan bawah klasemen.
Penunjukan Imran Nahumarury sekaligus menjadikannya sebagai pelatih ketiga yang menangani Semen Padang pada musim ini. Sebelumnya, kursi pelatih Kabau Sirah sempat diisi oleh Eduardo Almeida dan kemudian dilanjutkan oleh Dejan Antonic. Namun hasil yang belum memuaskan membuat manajemen memutuskan melakukan pergantian di sektor kepelatihan.
Nama Imran sendiri bukan figur baru di kancah sepak bola nasional. Pada musim sebelumnya, ia sukses mengarsiteki Malut United FC di kompetisi BRI Liga 1 2024/2025. Di bawah arahannya, Malut United tampil impresif dan mampu finis di peringkat ketiga klasemen akhir dengan raihan 57 poin.
Prestasi tersebut menempatkan Malut United hanya berada di bawah Persib Bandung yang keluar sebagai juara dengan 69 poin serta Dewa United FC yang menempati posisi kedua dengan koleksi 61 poin. Pencapaian ini menjadi salah satu alasan manajemen Semen Padang mempercayakan kursi pelatih kepada Imran Nahumarury.
Manajemen berharap pengalaman dan strategi yang dimiliki Imran dapat membantu Semen Padang bangkit di sisa musim kompetisi. Saat ini, Kabau Sirah masih tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan perolehan 17 poin dari 24 pertandingan.
Situasi tersebut membuat Semen Padang berada dalam tekanan besar untuk segera memperbaiki posisi agar terhindar dari ancaman degradasi.
Tantangan pertama bagi Imran Nahumarury akan datang pada pekan ke-25 kompetisi. Semen Padang dijadwalkan bertandang ke Stadion Maguwoharjo untuk menghadapi PSBS Biak pada Senin (9/3).
Laga ini akan menjadi ujian awal bagi pelatih baru Kabau Sirah dalam membuktikan kemampuannya mengangkat performa tim.
Sebelumnya, Semen Padang kembali gagal meraih kemenangan pada pekan ke-24 setelah hanya bermain imbang tanpa gol menghadapi PSIM Yogyakarta di Stadion Haji Agus Salim pada Rabu (4/3) malam.
Hasil tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat manajemen memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Dejan Antonic. Kini harapan besar disematkan kepada Imran Nahumarury untuk membawa Semen Padang keluar dari situasi sulit dan kembali bersaing di papan klasemen.
Dengan sisa pertandingan yang masih ada, peluang Kabau Sirah untuk bangkit tetap terbuka. Namun konsistensi permainan serta hasil positif menjadi kunci utama agar tim mampu keluar dari zona merah sebelum kompetisi berakhir. (bbs)






