Nilmaizar Sambut Baik Sosialisasi VAR di Pegadaian Championship 2025/26

PALEMBANG, viralsumsel.com – Kehadiran Video Assistant Referee (VAR) di kancah Pegadaian Championship 2025/26 mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari pelatih kepala Sumsel United, Nilmaizar, yang menilai kehadiran teknologi ini akan membuat kompetisi lebih transparan dan sportif.

Sosialisasi VAR yang digelar oleh ILeague selaku operator kompetisi melalui Komite Wasit, berlangsung pada Selasa (16/9/2025) sore di ruang meeting Wisma Atlet, Jakabaring Sport City (JSC) Palembang. Acara tersebut dihadiri pelatih, pemain, hingga ofisial tim peserta kompetisi.

Nilmaizar menyebut kegiatan ini sangat penting karena memberikan pemahaman mendalam kepada semua elemen klub tentang cara kerja VAR di lapangan. “Kita jadi mengetahui apa yang dilakukan wasit saat membuat keputusan. Dia (wasit) terkoneksi dengan operator di ruang VAR,” ujarnya usai mengikuti sesi sosialisasi.

Edukasi untuk Pemain dan Ofisial

Mantan pelatih Timnas Indonesia itu menegaskan, pengetahuan tentang VAR bukan hanya penting bagi pelatih, tetapi juga bagi pemain. Dengan memahami mekanisme teknologi ini, para pemain diharapkan bisa menahan diri untuk tidak melakukan protes berlebihan terhadap keputusan wasit.

Baca Juga :  Liga Spanyol: Barcelona Bangkit dan Kunci Kemenangan Dramatis 2-1 atas Real Valladolid

“Pemain harus tahu bagaimana wasit mengambil keputusan setelah adanya VAR. Supaya tidak ada tindakan berlebihan saat menyanggah keputusan. Jadi semuanya lebih jelas,” tambah Nilmaizar.

Ia juga menekankan, adanya VAR akan membuat atmosfer pertandingan lebih sehat. Setiap keputusan wasit, terutama yang berkaitan dengan kartu kuning maupun merah, akan melalui proses pengamatan dari ruang VAR. “Sosialisasi ini membuat kita lebih nyaman bertanding karena tahu keputusan wasit ada dasar videonya,” imbuhnya.

Komite Wasit: VAR Bukan Hal Tabu

Sementara itu, Khisfan, Referee Assessor Komite Wasit ILeague yang hadir sebagai pemateri, menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah awal penting. Pasalnya, VAR baru pertama kali digunakan di Pegadaian Championship.

“VAR ini bukan hal tabu. Mereka (klub dan pemain) harus tahu dan mencerna apa itu VAR. Dengan adanya VAR, sepakbola Indonesia akan lebih fair, lebih enak ditonton, dan lebih menjunjung sportivitas,” jelasnya.

Baca Juga :  Kerja 100 Persen, Ambrizal Optimistis Bawa Sriwijaya FC Promosi Liga 1

Khisfan menambahkan, sistem ini akan merekam setiap kejadian di lapangan tanpa terkecuali. Artinya, tidak ada insiden yang luput dari pantauan. “Semua kejadian ada buktinya melalui video VAR tersebut,” tegasnya.

Respon Positif Pemain

Dari sisi pemain, respons serupa juga datang. Hafit Ibrahim, pemain Sumsel United, mengaku senang dengan adanya sosialisasi tersebut. Menurutnya, edukasi ini sangat penting mengingat Liga 2 atau Championship baru tahun ini menerapkan VAR.

“Bagi kami para pemain, sosialisasi VAR ini sangat bagus untuk menambah wawasan. Sekarang kami jadi tahu apa saja peraturan VAR dan bagaimana cara kerjanya,” ungkap Hafit.

Menuju Kompetisi Lebih Profesional

Dengan adanya langkah ini, Pegadaian Championship 2025/26 diharapkan bisa lebih profesional, mengikuti jejak kompetisi di level atas yang sudah lebih dulu menerapkan teknologi serupa. Kehadiran VAR juga menjadi sinyal positif bahwa pengelola liga berkomitmen menghadirkan tontonan sepakbola yang bersih dan berkualitas bagi masyarakat. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *