PALEMBANG, viralsumsel.com – Pelatih Kepala Sumsel United, Nilmaizar, mengakui bahwa masa jeda kompetisi Pegadaian Championship 2025/26 menjadi tantangan tersendiri bagi timnya.
Bukan hanya soal menjaga kebugaran dan konsistensi permainan, tetapi juga terkait minimnya lawan tanding yang sepadan untuk laga uji coba.
Menurut Nilmaizar, hingga saat ini pihaknya belum menemukan klub yang memiliki kualitas setara dengan Sumsel United.
Satu-satunya kandidat yang dinilai seimbang hanyalah Sriwijaya FC, namun duel uji coba mustahil digelar karena kedua tim berada di grup yang sama pada kompetisi Liga 2 musim ini.
“Memang belum ada lawan selevel yang bisa kita ajak uji coba. Kalau pun ada, hanya Sriwijaya FC. Tapi jelas kita tidak mungkin bertemu dalam laga uji coba karena sama-sama satu grup. Jadi pilihan terbaik adalah melakukan internal game,” jelas Nilmaizar.
Mantan pelatih Semen Padang FC ini menegaskan bahwa uji coba menghadapi tim-tim Liga 4 di Sumatera Selatan, khususnya yang berasal dari Palembang, bukanlah keputusan ideal di tengah jeda kompetisi.
Ia menekankan, hal tersebut bukan karena meremehkan kemampuan klub-klub tersebut, melainkan karena faktor level permainan yang berbeda jauh.
Dalam konteks pembinaan strategi dan evaluasi performa, laga uji coba melawan tim di bawah level Sumsel United tidak akan menghasilkan gambaran yang objektif.
Hasil pertandingan pun tidak bisa dijadikan parameter akurat untuk mengukur perkembangan taktik, kekuatan kolektif, hingga kelemahan yang masih harus dibenahi.
“Saat uji coba dengan tim lain, hanya 11 pemain yang benar-benar bermain. Sisanya hanya pelengkap sebagai pemain pengganti. Sedangkan di internal game, semua pemain punya kesempatan mendapatkan menit bermain sesuai posisi masing-masing,” terangnya.
Internal game juga dianggap memberikan suasana kompetitif yang lebih adil. Seluruh pemain mendapatkan kesempatan unjuk kemampuan, sementara staf pelatih dapat menilai progres latihan secara lebih menyeluruh—mulai dari transisi permainan, konsistensi taktik, hingga performa individu.
Nilmaizar menambahkan bahwa dalam dua internal game terakhir, tim pelatih sudah mulai melihat gambaran yang cukup jelas terkait perkembangan skuad. Ia pun memastikan akan menggelar satu internal game tambahan pekan depan sebelum kembali turun ke pertandingan resmi.
“Mudah-mudahan dari dua internal game yang sudah kita lakukan, dan satu lagi yang mungkin akan dilakukan pada minggu depan, kita bisa menarik kesimpulan soal taktik dan strategi yang akan dipakai saat menghadapi FC Bekasi City nanti. Semoga kita bisa meraih poin maksimal,” pungkasnya. (bbs)






