KEDIRI, viralsumsel.com — Nama Pedro Matos langsung mencuri perhatian publik sepak bola Indonesia usai penampilan gemilangnya dalam laga uji coba antara Persik Kediri melawan Asia Warriors di Stadion Brawijaya, Minggu (20/7/2025).
Winger asal Portugal itu sukses memborong dua gol kemenangan Persik di hadapan puluhan ribu suporter fanatik Persikmania.
Laga ini menjadi pemanasan penting bagi Persik sebelum mengarungi kerasnya kompetisi BRI Super League 2025/26 yang akan mulai bergulir 8 Agustus mendatang. Dan Pedro Matos, yang mencetak gol di menit ke-65 dan ke-76, sukses menjelma menjadi bintang malam itu.
Dengan kecepatan eksplosif, dribel meliuk-liuk, dan tendangan akurat, Pedro tak hanya menciptakan gol, tapi juga memamerkan visi bermain kelas tinggi. Nama lengkapnya adalah Pedro Miguel Serra Matos, dan musim ini ia akan mengenakan nomor punggung 20 di skuad Macan Putih.
Dipuji Keisuke Honda
Salah satu sorotan menarik dari laga ini adalah kehadiran Keisuke Honda, eks bintang timnas Jepang dan mantan pemain AC Milan, yang kini bermain untuk Asia Warriors. Honda secara terbuka mengakui kualitas pemain asing Persik, termasuk Pedro Matos.
“Saya lihat ada beberapa pemain asing menarik. Di babak kedua, pemain yang mencetak gol (Pedro Matos) tampil sangat baik,” ujar Honda, yang juga mantan pelatih timnas Kamboja.
Honda juga menyebutkan nama-nama lain seperti Imanol Garcia (nomor 4) dan Sylvain Atieda (nomor 70), serta memuji talenta pemain lokal Persik yang dinilai punya masa depan cerah.
Evaluasi Manajemen dan Optimisme Pelatih
Meski meraih kemenangan, Manajer Persik, M. Syahid Nur Ichsan, menegaskan bahwa tim masih dalam tahap pembentukan dan evaluasi. Beberapa pemain memang sengaja tidak diturunkan dalam laga tersebut demi menghindari cedera menjelang liga.
“Kalau dibilang puas, belum. Tim masih berproses. Coach Ong Kim Swee juga membagi dua komposisi pemain untuk babak pertama dan kedua. Ini bagian dari strategi rotasi dan pengkondisian,” jelas Syahid.
Sementara itu, Arthur Irawan, pemilik Persik Kediri yang malam itu justru turun membela Asia Warriors dalam laga ekshibisi, tetap menunjukkan kebanggaannya.
“Setiap Persik menang, saya pasti senang. Walau melawan tim saya sendiri, saya tetap happy,” ujar Arthur tersenyum.
Pedro dan Asa Baru Persikmania
Kehadiran Pedro Matos seolah membawa harapan baru bagi Persikmania. Sosoknya bisa menjadi ikon baru di lini serang tim Macan Putih yang selama ini dikenal memiliki basis suporter fanatik.
Apabila performanya konsisten, bukan tak mungkin nama Pedro Matos akan bersanding dengan legenda-legenda asing Persik terdahulu.
Dengan dukungan penuh dari tribun Brawijaya, strategi matang dari Ong Kim Swee, dan pemain-pemain berkualitas yang mulai menyatu, Persik Kediri patut diperhitungkan sebagai kekuatan yang berbahaya di BRI Super League 2025/26. (bbs)






