JAKARTA, viralsumsel.com – Minat masyarakat untuk menjadi bagian dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2027 terbilang sangat tinggi. Kementerian Haji dan Umrah mencatat jumlah pendaftar seleksi telah mencapai lebih dari 75 ribu orang.
Tingginya animo tersebut membuat tahapan Computer Assisted Test (CAT) untuk calon petugas PPIH Arab Saudi 2027 harus diselenggarakan dalam dua gelombang. Kebijakan ini dilakukan agar proses seleksi tetap berjalan tertib sekaligus memberikan ruang bagi panitia untuk menyelesaikan verifikasi administrasi peserta secara teliti.
Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, mengatakan jumlah peserta yang mendaftar berada pada angka yang sangat besar. Karena itu, pelaksanaan CAT tidak dilakukan sekaligus, melainkan disesuaikan dengan tahapan verifikasi administrasi yang masih berlangsung.
Menurut Puji, pembagian peserta ke dalam dua gelombang bukan berarti adanya perubahan terhadap standar seleksi. Peserta yang mengikuti CAT tetap harus memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditentukan dan masuk dalam kuota 3N.
Ia menegaskan, mekanisme tersebut diterapkan semata-mata untuk menyesuaikan proses seleksi dengan tingginya jumlah pendaftar. Kementerian tetap mempertahankan ketentuan yang sama bagi seluruh peserta.
Dengan demikian, peserta yang belum mengikuti CAT pada gelombang pertama tidak perlu langsung menyimpulkan bahwa dirinya gagal dalam proses seleksi. Sebab, masih terdapat tahapan verifikasi yang dilakukan oleh panitia.
CAT PPIH Digelar Dua Gelombang
CAT Gelombang I dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 5 September 2026. Sementara itu, Gelombang II direncanakan digelar pada Sabtu, 12 September 2026.
Peserta yang masuk dalam gelombang kedua merupakan mereka yang proses verifikasi administrasinya telah rampung, dinyatakan memenuhi persyaratan, serta termasuk dalam kuota yang ditetapkan.
Puji meminta peserta yang belum mendapatkan kesempatan mengikuti CAT Gelombang I untuk tetap bersabar. Menurutnya, proses seleksi masih berjalan sehingga peserta perlu menunggu hasil verifikasi sebelum mengetahui tahapan selanjutnya.
Ia juga mengingatkan bahwa tidak mengikuti CAT pada gelombang pertama bukan otomatis berarti peserta tidak lolos seleksi. Kesempatan mengikuti CAT pada gelombang berikutnya tetap terbuka bagi peserta yang memenuhi ketentuan dan masuk dalam kuota.
Kemenhaj Jaga Seleksi Tetap Objektif
Kementerian Haji dan Umrah menilai tingginya jumlah pendaftar menjadi tantangan sekaligus motivasi untuk memastikan proses seleksi PPIH Arab Saudi 2027 berlangsung secara profesional.
Pembagian CAT menjadi dua gelombang diharapkan dapat menjaga ketelitian proses administrasi tanpa menghambat tahapan seleksi yang harus dilalui para peserta.
Kementerian juga memastikan bahwa seluruh peserta tetap berada dalam mekanisme seleksi dengan standar yang sama. Tidak ada pengurangan persyaratan maupun perubahan standar hanya karena jumlah pendaftar meningkat.
Prinsip objektivitas, transparansi, ketertiban, dan akuntabilitas menjadi perhatian dalam setiap tahapan seleksi. Dengan mekanisme tersebut, proses rekrutmen petugas diharapkan mampu menghasilkan personel yang memenuhi ketentuan untuk mendukung penyelenggaraan ibadah haji 2027.
Bagi para pendaftar, Kemenhaj mengimbau agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas sumbernya. Peserta diminta terus mengikuti perkembangan proses seleksi dan memastikan informasi yang diperoleh berasal dari kanal komunikasi resmi Kementerian Haji dan Umrah.
Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya perhatian masyarakat terhadap kesempatan menjadi petugas haji. Karena itu, seluruh tahapan seleksi diharapkan dapat berlangsung secara cermat dan memberikan kesempatan yang adil bagi peserta yang memenuhi seluruh persyaratan. (bbs/ion)






