viralsumsel.com, PALEMBANG – Sosialisasi yang masif yang dilakukan para tokoh potensial yang disebut-sebut bakal calon walikota Palembang menunjukan tren yang positif. Sejumlah tokoh baru yang dinilai potensial mulai mendapatkan spesifikasi segmen pemilih.
Untuk pemilih religius misalkan berdasarkan pemetaan dapil 1 Kota Palembang yang meliputi Gandus, IB I, IB II dan Bukit Kecil tergambar sosok Prima Salam Ketua DPC Gerindra Kota Palembang telah populer diketahui pemilih.
Dia konsisten dari sejumlah jajak pendapat sebelumnya, Ketua DPC Gerindra Kota Palembang itu juga tergambar populer dikalangan pemilih ini walaupun berasal dari partai nasionalis.
“Jika kelak benar-benar maju di Pilwako Palembang diprediksi menjadi tokoh baru yang diperhitungkan terutama pemilih religius. Apalagi jika ulama ternama yang disebut-sebut dekat denganya seperti Ustadz Abdul Somad (ikut) cawe-cawe (endorse) kepadanya ,”ungkap Pengamat Politik di Palembang Bung Fatkurohman dalam keterangan media, Minggu (13/8/2023).
Kemudian segmen pemukiman menengah atas, tokoh baru seperti Basyaruddin Akhmad juga menonjol diketahui pemilih ini. Kepala Dinas PU Perkim Provinsi Sumsel ini belakangan masif sosialisasi ditengah masyarakat baik itu melalui APK ataupun tatap muka.
Basyar sudah mulai populer di segmen ini dibanding dengan segmen pemukiman menengah bawah. Dia juga salah satu sosok yang cepat populer belakangan.
“Tokoh-tokoh yang sudah lama bersosialisasi seperti Fitrianti Agustinda (Petahana) dan Ratu Dewa (Sekda) rata-rata sudah diketahui masyarakat artinya popularitas sudah merata dari berbagai segmen pemilih mulai dari segmen religius, pemilih muda atau pun lainnya,”ungkap BungFK sapaanya.
Dijelaskan BungFK, tokoh lainnya yang saat ini sedang giat-giatnya bersosialisasi ada nama Yudha Mahyudin, Akbar Alfaro dan Charma.
“Akbar dan Yudha dikalangan Milenial dan kelompok menengah cukup populer, sedangkan masyarakat miskin Kota, ada nama Charma dan HNU juga populer,”terang dia.
Agar bisa bersaing, dikatakannya, Para tokoh baru harus bisa dikenal di seluruh segmen pemilih. “Ini menjadi tantangan kedepan untuk tidak hanya sosialisasi menggunakan APK tetapi juga turun ditengah masyarakat,”ujarnya.
*Eddy Santana Magnet Pemilih.*
Kesuksesan mantan Walikota dua periode Eddy Santana Putra dalam memimpin Kota Palembang selama dua periode telah meninggalkan rekam jejak yang kuat di masyarakat.
“Masyarakat secara umum menginginkan kepemimpinan seperti ESP di Palembang yang berani, tegas dan inovatif dalam mengambil kebijakan,”ungkap Alumni FISIP Unsri ini.
Bisa dikatakan, menurut Koordinator Wilayah Public Trust Institute ini, masyarakat Kota Palembang rindu kepemimpinan seperti ESP yang dinilai berhasil mengubah citra Kota Palembang serta membangun Kota Palembang.
“Sosok yang tegas, berani dan inovatif, inilah yang diinginkan pemilih untuk melanjutkan kepemimpinan di Palembang,”terang Bung FK Pengamat Politik Sumsel ini.(ril)