GIANYAR, viralsumsel.com – Persebaya Surabaya sukses menorehkan prestasi membanggakan dengan keluar sebagai juara Piala Presiden 2026 usai mengalahkan Persib Bandung melalui drama adu penalti pada partai final yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (30/7/2026) malam hingga Jumat dini hari.
Laga puncak yang dipimpin wasit Rio Permana Putra berlangsung sengit sejak menit pertama. Kedua tim saling menampilkan permainan menyerang dalam upaya merebut trofi pramusim paling bergengsi di Indonesia tersebut.
Persebaya lebih dulu membuka keunggulan melalui striker Ramadhan Sananta pada menit ke-20. Gol tersebut sempat membakar semangat ribuan pendukung Bajul Ijo yang memadati stadion.
Namun keunggulan itu hanya bertahan empat menit. Persib Bandung berhasil menyamakan kedudukan lewat tandukan Patricio Martin Matricardi pada menit ke-24 setelah memanfaatkan situasi bola mati. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat. Persebaya dan Persib sama-sama menciptakan sejumlah peluang berbahaya, namun kokohnya lini pertahanan kedua tim membuat tidak ada tambahan gol hingga waktu normal 90 menit berakhir. Pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu 2×15 menit.
Persib Bermain dengan 10 Pemain
Drama kembali terjadi pada masa perpanjangan waktu. Persib Bandung harus kehilangan satu pemain setelah Mariano Ezequiel Peralta diganjar kartu merah akibat pelanggaran keras terhadap pemain Persebaya, Francisco Israel Rivera.
Meski bermain dengan 10 orang, Maung Bandung tetap mampu memberikan perlawanan sengit. Hingga peluit panjang dibunyikan setelah 120 menit pertandingan, skor tetap bertahan 1-1 sehingga penentuan juara harus dilakukan melalui adu penalti.
Gledson Paixao Jadi Pahlawan Bajul Ijo
Babak adu penalti berlangsung penuh tekanan. Pada lima penendang pertama, kedua tim sama-sama menunjukkan ketenangan sehingga skor tetap imbang 4-4 dan memaksa pertandingan berlanjut ke penendang berikutnya.
Persib sempat menjaga asa setelah Dedi Kusnandar sukses menjalankan tugas sebagai algojo. Namun harapan Maung Bandung pupus ketika tendangan keenam Al Hamra Hehanusa gagal menaklukkan penjaga gawang Persebaya.
Sebaliknya, dua eksekutor Persebaya, Jose Walber dan Gledson Paixao Da Silva, menjalankan tugas dengan sempurna.
Gol Gledson menjadi penentu kemenangan Bajul Ijo dengan skor akhir 6-5, sekaligus memastikan Persebaya mengangkat trofi Piala Presiden 2026 tepat saat jarum jam menunjukkan pukul 00.00 WITA.
Persija Finis Ketiga
Sementara itu, perebutan tempat ketiga dimenangkan Persija Jakarta yang mengalahkan Arema FC dengan skor 3-1.
Macan Kemayoran unggul melalui gol Witan Sulaeman pada menit ketujuh, kemudian dua gol tambahan dicetak Arlyansyah Abdulmanan pada menit ke-73 dan Victor Jonson Benjamin Dethan pada menit ke-87.
Arema FC hanya mampu membalas satu gol melalui Salim Akbar pada menit ke-28.
Total Hadiah Rp18,5 Miliar
Piala Presiden 2026 kembali menghadirkan total hadiah fantastis senilai Rp18,5 miliar.
Sebagai juara, Persebaya berhak membawa pulang hadiah sebesar Rp8 miliar, sedangkan Persib Bandung yang menjadi runner-up memperoleh Rp3,5 miliar.
Persija Jakarta sebagai peringkat ketiga menerima hadiah Rp2,5 miliar, sementara Arema FC yang finis di posisi keempat mendapatkan Rp1,5 miliar.
Meski gagal mempertahankan dominasi, Arema FC masih tercatat sebagai klub tersukses sepanjang sejarah Piala Presiden dengan koleksi empat gelar juara, yakni pada edisi 2017, 2019, 2022, dan 2024.
Prosesi penyerahan trofi turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Ketua Steering Committee Piala Presiden 2026 Maruarar Sirait, Gubernur Bali Wayan Koster, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah M. Qodari, serta Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya.
Keberhasilan Persebaya menjadi sinyal positif menjelang bergulirnya kompetisi resmi musim 2026/2027. Gelar ini juga menjadi modal berharga bagi Bajul Ijo untuk menatap musim baru dengan penuh kepercayaan diri. (bbs/ion)






