BEKASI, viralsumsel.com – Persela Lamongan U19 harus puas berbagi poin usai bermain imbang tanpa gol kontra FC Bekasi City U19 pada laga penutup putaran pertama Grup B EPA Championship U19 2026. Pertandingan berlangsung ketat di Akademi Sepak Bola Garudayaksa, Rabu (15/4/2026).
Hasil ini membuat Persela U19 tertahan di posisi keempat klasemen sementara dengan raihan 5 poin. Jarak dengan pemuncak klasemen, Persiku Kudus U19, kini terpaut lima angka, sehingga memperberat langkah mereka untuk bersaing di papan atas.
Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berjalan dalam tempo tinggi dengan tensi yang cukup keras. Kedua tim sama-sama menunjukkan determinasi kuat untuk meraih kemenangan. Namun, minimnya efektivitas di lini serang membuat peluang demi peluang gagal dikonversi menjadi gol.
Persela U19 sebenarnya mampu mengontrol jalannya permainan dalam beberapa fase pertandingan. Mereka tampil cukup disiplin dalam menjaga struktur tim dan berupaya mengatur tempo permainan sesuai rencana taktik yang telah disiapkan.
Meski demikian, penyelesaian akhir kembali menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan. Beberapa peluang emas yang tercipta tidak mampu dimaksimalkan dengan baik, sehingga skor tetap bertahan 0-0 hingga laga berakhir.
Pelatih Persela U19, Akhsanul Viddin, mengakui pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi. Ia mengapresiasi sikap pemainnya yang tetap mampu menjaga fokus dan tidak terpancing emosi dalam laga yang berlangsung keras tersebut.
Menurutnya, secara taktikal, timnya telah menjalankan rencana permainan dengan cukup baik, bahkan mampu mengimbangi dan sesekali mendikte permainan lawan.
Namun, ia tidak menutupi rasa kurang puas terhadap hasil akhir yang diraih. Raihan lima poin dari putaran pertama dinilai belum sesuai dengan target tim, terutama setelah hasil kurang maksimal di awal kompetisi.
Ke depan, ia menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh, khususnya dalam meningkatkan efektivitas serangan dan konsistensi performa tim di setiap pertandingan.
Dengan jeda kompetisi yang tersedia, Persela U19 diharapkan mampu melakukan pembenahan signifikan sebelum memasuki putaran kedua. Konsistensi dan ketajaman lini depan akan menjadi kunci utama jika mereka ingin menjaga peluang lolos ke fase berikutnya di EPA Championship U19 2026. (bbs)













