Persijap Jepara Siap Akhiri Tren Negatif, Targetkan Poin Saat Hadapi PSBS Biak

SLEMAN, viralsumsel.com Persijap Jepara membawa misi besar ketika menantang PSBS Biak pada laga pekan ke-14 BRI Super League 2025/26 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (27/11) pukul 19.00 WIB.

Laskar Kalinyamat datang dengan tekad kuat memutus rangkaian tujuh kekalahan beruntun yang membayangi mereka sejak pekan ke-6.

Situasi Persijap memang sedang berada pada fase paling krusial musim ini. Tujuh kekalahan berturut-turutbaik kandang maupun tandangtidak hanya membuat posisi mereka merosot, tetapi juga berdampak pada perubahan di kursi kepelatihan.

Pelatih asal Portugal, Mario Lemos, dipastikan tidak lagi menangani tim setelah gagal mengangkat performa Persijap dari papan bawah.

Di klasemen sementara, Persijap terdampar di peringkat ke-16 dari 18 peserta, atau berada dalam zona degradasi dengan koleksi delapan poin. Kondisi itu membuat setiap laga ke depan memiliki tekanan yang semakin besar, termasuk duel kontra PSBS Biak yang sama-sama sedang berjuang keluar dari ancaman zona merah.

Baca Juga :  Persijap Jepara Mulai Latihan Perdana, Waktu Persiapan Menuju Super League 2026/27 Makin Terbatas

PSBS sendiri hanya berjarak satu tingkat di atas Persijap, menempati posisi ke-15 dengan torehan sembilan poin. Pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama membutuhkan angka untuk memperbaiki posisi di papan klasemen.

Caretaker Danang Suryadi: “Kami Harus Mengakhiri Tren Negatif Ini”

Caretaker Persijap, Danang Suryadi, mengakui bahwa laga melawan PSBS akan menjadi ujian sulit. Meski begitu, ia memastikan bahwa timnya telah menjalani persiapan sebaik mungkin dalam waktu singkat.

“Persiapan hanya sekitar tiga hari, tetapi berjalan efektif. Fokus utama kami adalah pemulihan kondisi fisik dan menjaga kebugaran pemain,” ujar Danang.

Ia menambahkan bahwa aspek motivasi menjadi perhatian utama staf pelatih mengingat mental pemain sempat tertekan akibat rentetan kekalahan.

“Kami terus membangun kembali mental bertanding anak-anak. Kami masih memiliki peluang meraih poin dan tim tetap berjuang keras untuk itu,” tegasnya.

Kartu Merah Jadi Evaluasi Serius

Persijap juga memiliki masalah disiplin yang menjadi catatan besar dalam tiga laga terakhir, di mana mereka selalu bermain dengan 10 pemain akibat kartu merah. Danang menilai situasi itu sangat mempengaruhi performa tim.

Baca Juga :  Manajer Baru Sriwijaya FC Bakal Tambah Dua Pemain

Bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit membuat kami kesulitan mengimbangi permainan lawan. Ini menjadi evaluasi penting bagi kami,” terangnya.

Ia meminta seluruh pemain menjaga emosi dan fokus penuh sepanjang pertandingan.

“Kami sudah mengingatkan para pemain untuk lebih tenang dan tetap fokus pada jalannya laga. Jangan sampai kerja keras dalam persiapan ini menjadi sia-sia hanya karena kehilangan konsentrasi,” kata Danang.

Laga Penentu di Maguwoharjo

Pertandingan melawan PSBS Biak disebut Danang sebagai salah satu laga paling menentukan bagi Persijap musim ini. Bila mampu mencuri poin, Persijap berpeluang keluar dari zona degradasi. Sebaliknya, jika kembali kehilangan angka, tekanan di tim dipastikan semakin berat.

Ini laga penting. Harapan saya, para pemain bisa menerjemahkan persiapan singkat namun efektif ini ke dalam performa terbaik di lapangan,” pungkasnya. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *