BOGOR, viralsumsel.com – Persikad Depok harus menelan kekecewaan pada laga perdana Pegadaian Championship 2025/26.
Bermain di kandang sendiri, Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Sabtu (13/9/2025), Serigala Margonda menyerah 0-1 dari tamunya, Sumsel United.
Hasil tersebut terasa pahit lantaran Persikad gagal memanfaatkan dukungan penuh para pendukung yang hadir langsung di stadion.
Sepanjang pertandingan, tim tuan rumah sejatinya tampil cukup berani menekan. Namun, rapuhnya koordinasi lini belakang membuat Sumsel United mampu mencuri satu gol yang menjadi penentu kemenangan.
Pelatih Persikad Depok, Ridwan Saragih, mengakui hasil tersebut sangat mengecewakan, terlebih karena terjadi di laga pembuka dan di markas sendiri. Meski demikian, ia tetap memberi penghargaan atas usaha keras yang ditunjukkan anak asuhnya.
“Para pemain sudah bekerja keras sepanjang pertandingan, saya menghargai semangat mereka. Sayangnya, hasil akhir belum berpihak kepada kita. Ada beberapa kesalahan yang harus segera kami evaluasi agar tidak terulang,” ujar Ridwan usai pertandingan.
Lebih lanjut, pelatih asal Medan itu menyampaikan permintaan maaf kepada publik Depok yang berharap kemenangan di laga pertama. Ia berjanji akan memperbaiki kekurangan tim dan menjanjikan performa yang lebih baik pada laga berikutnya.
“Kami sadar harapan suporter sangat besar. Untuk itu, saya minta maaf karena belum bisa memberikan hasil terbaik. Mudah-mudahan di pertandingan berikutnya, tim bisa tampil lebih solid dan meraih poin penuh,” tambahnya.
Persikad Depok kini dituntut bangkit saat menghadapi laga pekan kedua. Mereka akan menjamu tim kuat Sriwijaya FC, yang juga sama-sama berasal dari Sumatera Selatan, pada Senin (22/9/2025) mendatang, di Stadion Pakansari.
Duel tersebut dipastikan menjadi ujian berat bagi Persikad yang membutuhkan kemenangan demi mengembalikan kepercayaan diri sekaligus menjaga asa bersaing di papan tengah.
Dengan dukungan publik sendiri, Persikad bertekad menjadikan pertandingan melawan Sriwijaya FC sebagai momentum kebangkitan setelah hasil mengecewakan di pekan perdana. (Lib)












