TANJUNG RAJA, viralsumsel.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tanjung Raja menerima kunjungan audiensi dari sejumlah wartawan yang tergabung dalam organisasi pers di Kabupaten Ogan Ilir, Rabu (11/02/2026). Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara institusi pemasyarakatan dan insan media demi mendorong keterbukaan informasi publik.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diawali di Lapangan Apel Lapas Tanjung Raja, kemudian dilanjutkan dengan diskusi di masing-masing seksi untuk membahas peran dan fungsi pemberitaan secara lebih teknis. Audiensi diterima langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Tanjung Raja, Yhoga Aditya Ruswanto, didampingi jajaran pejabat struktural.
Sejumlah organisasi wartawan hadir dalam agenda tersebut, termasuk Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Kabupaten Ogan Ilir. Kehadiran para jurnalis disambut terbuka sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi yang konstruktif dan profesional.
Dalam sambutannya, Kalapas Yhoga menegaskan bahwa media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat, khususnya terkait pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
Menurutnya, audiensi ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus menciptakan kolaborasi yang sehat antara Lapas dan media.
“Kami memandang pertemuan ini sebagai awal dari komunikasi yang lebih intens dan transparan. Harapannya, sinergi yang terbangun dapat mendukung program pembinaan warga binaan serta berbagai kegiatan positif di lingkungan Lapas,” ujar Yhoga.
Sementara itu, Ketua Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Ogan Ilir, Edy Elison, C.JB, menyampaikan komitmen organisasinya untuk menjalin kerja sama yang profesional dengan Lapas Kelas IIA Tanjung Raja. Ia menegaskan bahwa PJS hadir sebagai wadah jurnalis media siber yang berpegang teguh pada kaidah jurnalistik, Undang-Undang Pers, serta Kode Etik Jurnalistik.
Edy menambahkan, pihaknya siap mendukung penyebarluasan informasi yang objektif dan edukatif mengenai program pembinaan, kegiatan sosial, maupun capaian kinerja Lapas kepada masyarakat luas.
“Kami ingin membangun kolaborasi yang saling menguatkan. PJS berkomitmen menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional sekaligus mendukung keterbukaan informasi publik sesuai aturan yang berlaku,” ungkapnya.
Di akhir pertemuan, kedua belah pihak sepakat untuk terus menjaga komunikasi yang harmonis serta memperkuat koordinasi dalam setiap kegiatan publikasi. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan citra positif lembaga pemasyarakatan di tengah masyarakat, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja Lapas Kelas IIA Tanjung Raja. (pjs)






