PRABUMULIH, viralsumsel.com – Kota Prabumulih dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi percontohan nasional dalam pengelolaan sampah. Penilaian ini disampaikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup melalui Direktorat Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Udara saat melakukan audiensi sekaligus peninjauan lapangan, Kamis (16/4/2026).
Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Udara, Edward Nixon Pakpahan, menegaskan bahwa kunjungan tersebut tidak hanya sebatas diskusi formal, melainkan juga melihat langsung kondisi pengelolaan sampah di lapangan, termasuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Dari hasil peninjauan, pihaknya menilai bahwa sistem pengelolaan sampah di Prabumulih telah menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Perbaikan pada fasilitas TPA serta komitmen pemerintah daerah menjadi poin penting dalam penilaian tersebut.
“Kami melihat langsung bahwa pengelolaan sampah di Prabumulih sudah mengalami kemajuan yang signifikan. TPA juga telah dibenahi. Yang paling utama adalah komitmen kepala daerah dalam menangani persoalan ini,” ujarnya dengan penekanan berbeda.
Meski demikian, Nixon mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan yang perlu dibenahi. Namun, hal tersebut dinilai sebagai bagian dari proses menuju sistem pengelolaan yang lebih optimal.
Ke depan, Kementerian Lingkungan Hidup berkomitmen memberikan dukungan berupa bantuan sarana dan prasarana guna meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di kota ini.
Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat. Disiplin warga dalam membuang sampah pada tempatnya menjadi kunci penting dalam menekan volume sampah serta menjaga keberlanjutan lingkungan.
“Penanganan sampah harus melibatkan semua pihak. Kesadaran masyarakat sangat menentukan keberhasilan program ini,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Prabumulih, Arlan, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Ia mengakui bahwa persoalan sampah menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan kota.
Ia juga menegaskan bahwa berbagai langkah pembenahan telah dan terus dilakukan, mulai dari peningkatan fasilitas TPA hingga penguatan program berbasis masyarakat seperti bank sampah.
“Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem pengelolaan sampah. Masukan dari Kemen LH menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja lebih baik,” ujarnya.
Apresiasi yang diberikan oleh pemerintah pusat ini menjadi indikator bahwa upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Prabumulih mulai menunjukkan hasil positif. Bahkan, peluang untuk menjadikan Prabumulih sebagai role model nasional dalam pengelolaan sampah kini semakin terbuka.
Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan sistem pengelolaan sampah di Prabumulih dapat terus berkembang menjadi lebih efektif, berkelanjutan, serta memberikan dampak positif bagi lingkungan dan kualitas hidup masyarakat. (mas)






