Profil Eko Saputro, Manajer Baru Sriwijaya FC: Pengusaha Palembang di Balik Dukungan Ereight

PALEMBANG, viralsumsel.com – Kondisi Sriwijaya FC yang tengah berada dalam fase krusial membawa perubahan penting di tubuh manajemen.

Salah satu langkah strategis yang diambil adalah penunjukan Eko Saputro sebagai manajer tim Sriwijaya FC menggantikan Fidesia Noor yang mengundurkan diri dari jabatan tersebut pada awal Januari 2026.

Sosok Eko dinilai memiliki kapasitas, jejaring, serta kepedulian yang kuat terhadap dunia sepak bola, khususnya bagi klub kebanggaan Sumatera Selatan itu.

Eko Saputro merupakan pengusaha asal Palembang yang dikenal luas sebagai pemilik dan founder Ereight Apparel, brand yang selama ini aktif mendukung aktivitas olahraga dan komunitas sepak bola.

Tak hanya itu, Eko juga tercatat sebagai pendiri sejumlah perusahaan lain, di antaranya PT Eco Multi Sinergi, PT Eco Metalindo Indonesia, CV Eco Karya Solusi, Fiberco, serta 8Essentials. Aktivitas bisnis tersebut menjadikannya figur entrepreneur yang cukup berpengaruh di Sumatera Selatan.

Baca Juga :  Deru Berikan SK Penegerian Dua SMA di Pelosok Muratara

Kedekatan Eko dengan dunia sepak bola bukan sekadar formalitas. Melalui akun media sosial bisnisnya seperti @ecomultisinergi dan @ereight_official, Eko kerap membagikan aktivitas bermain sepak bola bersama kolega maupun komunitas.

Hal ini memperlihatkan bahwa keterlibatannya di Sriwijaya FC dilandasi oleh kecintaan terhadap olahraga, bukan semata kepentingan bisnis.

Dalam konteks Sriwijaya FC, Ereight memiliki peran penting sebagai official sponsor Sriwijaya FC di kompetisi Liga 2 musim 2025/2026.

Bahkan, Ereight juga menjadi sponsor utama Ereight Official Team, mempertegas komitmen jangka panjang Eko Saputro dalam membangun ekosistem sepak bola yang sehat dan berkelanjutan.

Kolaborasi tersebut kerap digaungkan dengan semangat “EREIGHT bersama SRIWIJAYA FC”, simbol sinergi antara dunia usaha dan olahraga.

Baca Juga :  Tendangan Bebas Vinicius Duarte Pecah Kebuntuan, Dewa United Bawa Pulang Tiga Poin

Sementara itu, meski tidak lagi menjabat sebagai manajer tim, Fidesia Noor disebut masih tetap berkontribusi membantu Sriwijaya FC di posisi lain dalam internal manajemen.

Keputusan ini menunjukkan bahwa transisi kepemimpinan dilakukan secara profesional, demi menjaga stabilitas klub di tengah situasi sulit.

Penunjukan Eko Saputro sebagai manajer diharapkan mampu menghadirkan energi baru bagi Laskar Wong Kito.

Publik dan suporter Sumatera Selatan menaruh harapan besar agar kombinasi dukungan manajemen, sponsor, serta restrukturisasi tim dapat membawa Sriwijaya FC bangkit dan kembali menjaga marwah sebagai klub legendaris nasional. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *