Pekanbaru, viralsumsel.com – PSPS Pekanbaru merupakan salah satu klub sepak bola tertua di Pulau Sumatra yang telah berdiri sejak tahun 1955. Nama PSPS sendiri merupakan singkatan dari Persatuan Sepakbola Pekanbaru dan Sekitarnya, yang hingga kini tetap menjadi simbol kebanggaan masyarakat Riau, khususnya Kota Pekanbaru.
Pada musim 2024/2025, klub ini kembali menggunakan nama resmi PSPS Pekanbaru setelah sebelumnya sempat dikenal sebagai PSPS Riau. Perubahan ini menjadi bagian dari upaya mengembalikan identitas historis klub sekaligus memperkuat kedekatan dengan masyarakat lokal.
PSPS juga dikenal dengan julukan “Askar Bertuah” yang berarti pasukan penuh keberuntungan. Julukan tersebut tidak hanya menjadi identitas, tetapi juga harapan agar tim mampu meraih hasil terbaik di setiap pertandingan, baik kandang maupun tandang. Filosofi “Kota Bertuah” yang melekat pada Pekanbaru turut memperkuat makna julukan tersebut sebagai simbol semangat dan optimisme.
Saat ini, PSPS Pekanbaru berkompetisi di kasta kedua sepak bola nasional, yakni Championship Indonesia. Dalam menjalani laga kandang, tim ini bermarkas di Stadion Kaharuddin Nasution atau yang lebih dikenal dengan Stadion Rumbai.
Dukungan terhadap PSPS tidak pernah surut. Klub ini memiliki basis suporter fanatik seperti Asykar Theking, Curva Nord 1955, Pekanbaru Finest, dan East Gate yang selalu setia mendampingi tim di berbagai kondisi.
Perjalanan PSPS Pekanbaru dipenuhi catatan sejarah penting. Pada tahun 1961, tim ini turut ambil bagian dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) di Bandung, yang menjadi salah satu tonggak awal kiprah mereka di level nasional.
Prestasi membanggakan juga pernah diraih pada musim 1994/1995 saat PSPS finis sebagai runner-up di Piala Menpora. Setahun berselang, tepatnya musim 1995/1996, PSPS berhasil promosi ke Divisi I Liga Indonesia, menandai era kebangkitan klub.
Puncak kejayaan berikutnya datang pada musim 1998/1999 ketika PSPS sukses menjuarai kompetisi kasta kedua dan memastikan promosi ke Divisi Utama, yang saat itu merupakan level tertinggi sepak bola Indonesia.
Tak berhenti di situ, PSPS kembali mencatatkan prestasi pada musim 2008/2009 dengan meraih peringkat ketiga di Divisi Utama. Hasil tersebut mengantarkan mereka promosi ke Liga Super Indonesia, kasta tertinggi sepak bola nasional saat itu, dan bertahan hingga tahun 2013 sebelum kembali turun ke level kedua.
Memasuki era modern, PSPS melakukan pembaruan identitas dengan meluncurkan logo baru pada tahun 2018. Rebranding ini menjadi simbol semangat baru klub dalam menjaga eksistensi sekaligus merawat sejarah panjang yang telah dibangun selama puluhan tahun.
Kini, PSPS Pekanbaru terus berupaya bangkit dan kembali bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia. Dengan dukungan suporter setia dan warisan sejarah yang kuat, Askar Bertuah bertekad mengembalikan kejayaan mereka di pentas nasional. (bbs)







