Prabowo Minta TNI Siapkan Tim Khusus Jangkau Titik Karhutla Sulit di Sumsel

PALEMBANG, viralsumsel.com — Presiden Prabowo Subianto meminta Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiapkan tim khusus untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan. Tim tersebut diproyeksikan menjangkau lokasi kebakaran yang sulit ditembus oleh personel melalui jalur darat.

Instruksi itu disampaikan Prabowo saat memimpin rapat koordinasi penanganan karhutla di Sumatera Selatan, Senin. Dalam rapat tersebut, Presiden meminta seluruh unsur terkait mempercepat upaya pemadaman, khususnya terhadap lahan yang masih terbakar dan berada di wilayah dengan medan sulit.

Prabowo secara khusus meminta Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto untuk menguji coba pengerahan Tim Alfa dalam mendukung operasi penanganan karhutla di Sumsel.

“Panglima TNI, apakah Tim Alfa juga bisa diuji coba di sini?” tanya Prabowo.

Permintaan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat operasi pemadaman melalui kombinasi penanganan dari darat dan udara. Keberadaan tim dengan kemampuan khusus dinilai penting untuk membantu menjangkau titik api yang tidak mudah diakses pasukan maupun kendaraan pemadam melalui jalur darat.

Perkuat Operasi Water Bombing

Selain meminta kesiapan tim khusus, Presiden Prabowo juga menginstruksikan penambahan dukungan helikopter water bombing untuk mempercepat pemadaman karhutla di Sumatera Selatan.

Baca Juga :  Prabowo Ingin Biaya Haji Terus Turun, Waktu Tunggu Diupayakan Kurang dari 26 Tahun

Helikopter milik TNI yang tersedia diminta segera dioptimalkan untuk mendukung operasi pemadaman dari udara. Strategi tersebut diperlukan untuk menjangkau wilayah yang memiliki kendala akses sekaligus mempercepat penanganan titik api yang sulit dipadamkan melalui operasi darat.

Tidak hanya mengandalkan operasi udara, pemerintah juga menyiapkan sejumlah peralatan pendukung untuk memperkuat penanganan karhutla di lapangan.

Dukungan tersebut antara lain berupa 20 unit ekskavator yang akan digunakan untuk memperkuat kanal, serta 500 unit pompa dan selang guna mendukung pemanfaatan sumber air dari sumur bor.

Prabowo menekankan seluruh sumber daya yang dikerahkan harus digunakan secara optimal untuk mempercepat proses pemadaman.

Presiden juga meminta jajaran yang berada di lapangan segera menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi. Dengan demikian, pemerintah pusat dapat mengambil langkah cepat apabila diperlukan tambahan personel, peralatan maupun dukungan lainnya.

“Usahakan yang sekarang ini 1.900 hektare bisa segera dipadamkan,” tegas Prabowo.

TNI Siapkan Tim Freefall hingga Fast Roping

Menanggapi instruksi Presiden, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyatakan kesiapan untuk menyiapkan tim khusus guna membantu operasi karhutla di wilayah Sumatera Selatan.

Baca Juga :  Pengantin Baru di Palembang Langsung Dapat Buku Nikah Digital

Menurut Agus, personel dengan kemampuan tertentu dapat dikerahkan untuk menjangkau lokasi yang sulit dicapai melalui jalur darat.

Tim tersebut dapat melibatkan personel freefall, paramotor, dan fast roping. Kemampuan tersebut memungkinkan personel diterjunkan atau digerakkan menuju kawasan yang memiliki keterbatasan akses.

“Bisa, Pak. Nanti kita siapkan di sini untuk koordinasi tim freefall, paramotor, dan tim fast roping ke medan-medan yang sulit dijangkau pasukan darat,” ujar Agus.

Kesiapan TNI tersebut diharapkan dapat memperkuat strategi pemerintah dalam menghadapi karhutla di Sumatera Selatan. Dengan dukungan personel khusus, helikopter water bombing, ekskavator, pompa, serta selang, operasi pemadaman diharapkan dapat dilakukan lebih cepat dan menjangkau wilayah yang selama ini menjadi kendala.

Pemerintah juga terus mendorong koordinasi lintas sektor agar penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga memastikan setiap kendala di lapangan segera mendapatkan solusi.

Instruksi Presiden tersebut sekaligus menunjukkan bahwa penanganan karhutla di Sumsel menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Kecepatan respons, penguatan operasi udara dan darat, serta kemampuan menjangkau titik api yang sulit diakses menjadi kunci untuk mencegah kebakaran semakin meluas. (bbs/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *