SIDOARJO, viralsumsel.com — PSS Sleman berhasil membawa pulang satu poin penting setelah menahan imbang tuan rumah Deltras FC dengan skor 1-1 pada pekan ke-12 Pegadaian Championship 2025/26.
Laga yang berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu (22/11) malam itu disaksikan 8.648 penonton dan menghadirkan drama hingga menit-menit terakhir.
Deltras FC yang tampil di depan pendukungnya mampu unggul lebih dulu melalui Hamzah Titofani Rivaldi pada menit ke-28.
Winger bernomor punggung 8 itu memanfaatkan ruang kosong di area kanan pertahanan PSS sebelum melepas sepakan terukur yang tak mampu dibendung kiper Ega Rizky.
Meski tampil agresif di babak pertama, Deltras harus kehilangan sang pencetak gol pada menit ke-60 setelah Hamzah menerima kartu merah langsung. Situasi 10 lawan 11 membuat tekanan berbalik mengarah ke tuan rumah.
PSS Sleman yang menguasai 72 persen ball possession terus menggempur pertahanan Deltras. Serangan demi serangan membuahkan total 19 tembakan, namun penyelesaian akhir menjadi kendala signifikan bagi tim Super Elang Jawa. Upaya Gustavo Henrique dan Riko Simanjuntak beberapa kali digagalkan barisan belakang Deltras yang tampil disiplin.
Ketegangan semakin meningkat ketika gelandang PSS, Muhammad Salman Alfarid, dihadiahi kartu merah pada menit ke-84 setelah menerima dua kartu kuning. Kedua tim pun sama-sama bermain dengan 10 pemain di sisa waktu pertandingan.
Drama memuncak pada menit 90+21 ketika pemain pengganti Irvan sukses mencetak gol penyama kedudukan. Memanfaatkan kemelut di kotak penalti, Irvan memastikan PSS pulang dengan satu poin krusial yang menjaga posisi mereka di papan atas klasemen Grup 2.
Tambahan satu poin membuat PSS tetap bertengger di posisi kedua dengan koleksi 27 poin, hanya terpaut satu angka dari pemuncak klasemen, Barito Putera. Sementara Deltras tetap di peringkat ke-6 dengan 18 poin, namun performa solid mereka di laga ini menunjukkan potensi kebangkitan pada pertandingan berikutnya.
Pelatih Deltras, Widodo Cahyono Putro, mengapresiasi kerja keras anak asuhnya meski hasil belum maksimal.
“Anak-anak tampil disiplin, bahkan setelah kehilangan satu pemain. Sayangnya kami kecolongan di menit akhir,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menilai timnya tidak menyerah hingga peluit akhir.
“Kami terus menekan dan akhirnya gol itu datang. Ini poin penting untuk menjaga persaingan di papan atas,” katanya. (bbs)







