Ratu Dewa: PSEL Palembang Siap Kelola 1.000 Ton Sampah per Hari

JAKARTA, Viralsumsel.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terus mempercepat penyelesaian Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) sebagai solusi jangka panjang penanganan sampah perkotaan. Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Palembang Ratu Dewa saat mengikuti rapat koordinasi bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia di Gedung Kemenko Pangan, Jakarta, Senin (3/8/2026).

Rapat yang dipimpin Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan itu membahas mekanisme transisi regulasi sekaligus langkah strategis untuk mempercepat penyelesaian pembangunan PSEL Kota Palembang.

Dalam pertemuan tersebut, Ratu Dewa mengungkapkan bahwa progres pembangunan PSEL Palembang hingga 31 Juli 2026 telah mencapai 93 persen. Capaian tersebut menunjukkan proyek strategis nasional itu telah memasuki tahap akhir sebelum nantinya beroperasi secara penuh.

Apabila telah beroperasi, fasilitas PSEL Palembang dirancang mampu mengolah sekitar 1.000 ton sampah setiap hari, sehingga diharapkan menjadi solusi berkelanjutan dalam mengurangi penumpukan sampah sekaligus menghasilkan energi ramah lingkungan.

“Kami tetap berkomitmen bahwa Kota Palembang siap memenuhi seluruh hak, kewajiban, dan tanggung jawab dalam pembangunan PSEL. Namun, masih terdapat beberapa hal yang memerlukan dukungan pemerintah pusat agar proses transisi dapat berjalan lebih cepat,” ujar Ratu Dewa.

Baca Juga :  Puncak HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025 di Palembang: Doa Bersama dan Penggalangan Dana untuk Guru Terdampak Bencana

Menurutnya, salah satu kebutuhan penting saat ini adalah memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, khususnya dalam penyediaan armada pengangkut sampah menuju lokasi PSEL.

Ia mengatakan, Pemkot Palembang bersama Pemprov Sumsel telah membangun komunikasi untuk mengalokasikan anggaran yang dibutuhkan guna mendukung operasional fasilitas tersebut.

Selain penyediaan armada, koordinasi juga dilakukan terkait percepatan peningkatan infrastruktur jalan menuju kawasan PSEL agar aktivitas distribusi sampah dapat berjalan lancar setelah fasilitas mulai beroperasi.

Ratu Dewa menjelaskan, Pemkot Palembang juga telah menyiapkan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Karya Jaya sebagai bagian dari dukungan terhadap operasional PSEL.

Seluruh kesiapan tersebut, lanjutnya, menjadi bagian dari pemenuhan kewajiban pemerintah daerah, mulai dari penyediaan lahan hingga penyesuaian kebutuhan anggaran yang akan diakomodasi melalui APBD Perubahan Tahun 2026 maupun APBD Induk Tahun 2027.

Baca Juga :  1.343 Qori dan Qoriah Khatamkan Al-Qur’an Massal, Ratu Dewa Tegaskan Palembang Maju Harus Berlandaskan Nilai Spiritual

Dalam rapat itu, Ratu Dewa turut meminta dukungan Kementerian Koordinator Bidang Pangan agar membantu mempercepat penyelesaian berbagai persoalan lintas kementerian dan lembaga, khususnya terkait mekanisme transisi regulasi dari Peraturan Presiden Nomor 35 menuju Peraturan Presiden Nomor 109.

Menurutnya, kepastian regulasi menjadi faktor penting agar tahapan penyelesaian proyek dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Kami berharap dukungan Kemenko Pangan dapat mempercepat koordinasi lintas kementerian sehingga mekanisme transisi berjalan sesuai target. Harapan kami, hasil pertemuan ini benar-benar menghasilkan langkah konkret. Pemerintah Kota Palembang siap menjalankan seluruh hak dan kewajiban yang menjadi tanggung jawab kami,” tegasnya.

Keberadaan PSEL di Kota Palembang diharapkan menjadi solusi modern dalam pengelolaan sampah sekaligus mendukung program pemerintah menuju kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. Selain mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir, fasilitas tersebut juga akan menghasilkan energi dari proses pengolahan sampah sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat. (bbs/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *