PALEMBANG, viralsumsel.com – Persoalan drainase dan saluran air kembali menjadi perhatian utama masyarakat saat Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) II Kota Palembang menggelar Reses Masa Sidang VI Tahun Anggaran 2026 di Kecamatan Sako, Selasa (7/7/2026).
Dalam kegiatan yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Sumsel H. Nopianto, S.Sos., M.M., masyarakat memanfaatkan forum dialog tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan lingkungan yang dinilai membutuhkan penanganan segera, terutama terkait kondisi parit yang mengalami pendangkalan dan sering menyebabkan genangan saat hujan.
Reses dilaksanakan di dua lokasi, yakni RT 100 Kelurahan Sako serta kawasan Kenten Gardena yang meliputi RT 39, RT 38, dan RT 04 Kelurahan Sako. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada para wakil rakyat mengenai kebutuhan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.
Ketua Forum RT/RW Kelurahan Sukamaju, Ramlan Asmara, mengatakan perbaikan saluran drainase menjadi kebutuhan yang paling mendesak karena kondisinya sudah tidak mampu menampung debit air ketika hujan turun.
Menurutnya, pendangkalan parit menyebabkan air meluap ke badan jalan hingga mengganggu aktivitas masyarakat.
“Parit saluran air harus segera diperbaiki. Jika hujan turun, jalan akan tergenang sehingga sangat menyulitkan aktivitas warga,” tegas Ramlan.
Selain persoalan drainase, masyarakat juga menyampaikan berbagai usulan lain, seperti perbaikan jalan lingkungan, peningkatan fasilitas umum, serta pembenahan infrastruktur dasar yang dinilai masih memerlukan perhatian pemerintah.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Wakil Ketua DPRD Sumsel H. Nopianto menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat akan dihimpun dan diperjuangkan sesuai dengan kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan maupun Pemerintah Kota Palembang.
“Kehadiran kami di sini bukan sekadar memenuhi agenda reses, tetapi untuk mendengarkan langsung suara masyarakat. Seluruh aspirasi yang disampaikan warga, baik di RT 100 maupun kawasan Kenten Gardena, akan kami bawa dalam pembahasan di DPRD dan kami koordinasikan dengan organisasi perangkat daerah yang berwenang,” ujar Nopianto.
Ia menambahkan, reses merupakan bagian dari fungsi representasi DPRD dalam memastikan kebijakan pembangunan disusun berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat di lapangan.
Melalui dialog secara langsung, anggota legislatif dapat memperoleh gambaran mengenai persoalan yang dihadapi warga sekaligus menentukan langkah-langkah yang dapat diperjuangkan dalam pembahasan program pembangunan dan penganggaran daerah.
Warga menyambut positif pelaksanaan reses tersebut. Mereka berharap berbagai usulan yang telah disampaikan tidak berhenti sebagai catatan administrasi, melainkan segera diwujudkan melalui program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain menyerap aspirasi, anggota DPRD Sumsel juga memberikan penjelasan mengenai tugas dan fungsi DPRD, sekaligus menyosialisasikan sejumlah program prioritas Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang berkaitan dengan pembangunan perkotaan, peningkatan infrastruktur, serta pelayanan publik.
Melalui pelaksanaan Reses Masa Sidang VI ini, DPRD Provinsi Sumatera Selatan berharap hubungan antara masyarakat dan lembaga legislatif semakin erat, sehingga setiap kebijakan pembangunan dapat disusun secara lebih partisipatif, tepat sasaran, dan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Sako dan Kota Palembang secara umum. (jun)






