Romelu Lukaku Buktikan Perannya untuk Belgia, Bangkit dari Musim Sulit hingga Jadi Pembeda di Piala Dunia 2026

VIRALSUMSEL.COM – Romelu Lukaku kembali menunjukkan mengapa dirinya masih menjadi sosok penting bagi Timnas Belgia.

Meski baru pulih dari musim yang penuh cobaan, striker veteran itu langsung memberikan dampak besar saat membantu Belgia menghindari kekalahan pada laga pembuka Grup G Piala Dunia 2026 melawan Mesir.

Belgia yang sempat tertinggal akhirnya mampu bermain imbang 1-1. Meski gol penyeimbang tercatat sebagai gol bunuh diri bek Mesir Mohamed Hany, kehadiran Lukaku di lapangan menjadi faktor utama yang mengubah jalannya pertandingan.

Perjalanan menuju Piala Dunia kali ini tidaklah mudah bagi penyerang berusia 33 tahun tersebut. Musim bersama Napoli menjadi salah satu periode tersulit dalam karier profesionalnya.

Cedera yang dialami pada masa pramusim membuat Lukaku harus menepi dalam waktu yang cukup lama. Situasi semakin berat ketika dirinya harus menghadapi duka mendalam setelah kehilangan sang ayah.

Di tengah berbagai kesulitan itu, Lukaku hanya mampu mencatatkan satu gol sepanjang musim bersama Napoli. Gol tersebut tercipta saat menghadapi Hellas Verona pada akhir Februari lalu. Selepas mencetak gol, air mata yang mengalir dari wajahnya menjadi gambaran betapa berat perjuangan yang harus dilaluinya selama berbulan-bulan.

Minimnya waktu bermain membuat banyak pihak meragukan kesiapan Lukaku menghadapi Piala Dunia FIFA 2026. Sepanjang musim, ia hanya bermain selama 64 menit bersama klubnya, angka yang jauh dari ideal untuk seorang pemain yang akan tampil di turnamen terbesar dunia.

Baca Juga :  Korea Selatan Bangkit Dramatis! Taklukkan Republik Ceko 2-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026

Namun, pelatih Belgia Rudi Garcia tetap menaruh kepercayaan penuh kepada mantan striker Inter Milan, Chelsea, dan AS Roma tersebut.

Garcia memahami bahwa kontribusi Lukaku tidak hanya diukur dari statistik ataupun kondisi fisik semata. Pengalaman, kepemimpinan, dan kemampuan memengaruhi permainan menjadi alasan utama mengapa namanya tetap masuk dalam skuad Belgia.

Sinyal positif sebenarnya sudah terlihat ketika Lukaku mencetak gol dalam laga uji coba melawan Kroasia meski hanya bermain beberapa menit.

Dua hari sebelum pertandingan melawan Mesir, gelandang Belgia Kevin De Bruyne bahkan menyebut Lukaku sebagai pemain yang mampu mengubah jalannya pertandingan dalam waktu singkat.

Pernyataan itu terbukti di Seattle Stadium.

Saat Belgia tertinggal 0-1 dan kesulitan membongkar pertahanan Mesir, Garcia memasukkan Lukaku pada pertengahan babak kedua. Dampaknya langsung terasa.

Hanya dalam hitungan detik setelah masuk ke lapangan, Lukaku menyambut umpan silang Thomas Meunier dari sisi kanan. Tekanan yang diberikannya membuat Mohamed Hany salah mengantisipasi bola hingga berujung gol bunuh diri yang menyamakan skor menjadi 1-1.

Usai pertandingan, Garcia mengakui bahwa kondisi Lukaku sebenarnya belum sepenuhnya ideal untuk bermain sejak menit pertama.

“Romelu belum siap untuk menjadi starter. Bahkan beberapa waktu lalu kami belum yakin dia bisa tampil di turnamen ini. Dengan menit bermain yang sangat sedikit sepanjang musim, tentu dia masih membutuhkan waktu untuk mencapai kondisi terbaiknya,” ujar Garcia.

Baca Juga :  Ferry Rustinsulu Ungkap Perjuangan Berat Sriwijaya FC Bertahan dari Degradasi Musim Lalu

Meski demikian, sang pelatih menegaskan bahwa kehadiran Lukaku tetap menjadi aset berharga bagi Belgia.

“Dia hampir mencetak gol melalui sundulan dan memberikan pengaruh besar setelah masuk. Seluruh tim senang melihatnya kembali. Romelu sangat penting bagi kami,” katanya.

Pujian serupa datang dari sejumlah pemain Belgia. Kevin De Bruyne menilai keberadaan Lukaku membuat lini pertahanan lawan harus bekerja lebih keras.

Sementara penjaga gawang Thibaut Courtois menegaskan bahwa pemain pengganti memiliki peran yang sama pentingnya dengan starter, dan Lukaku berhasil membuktikannya pada pertandingan tersebut.

Kapten Belgia, Youri Tielemans, juga menilai proses pemulihan kebugaran Lukaku masih berlangsung. Namun, ia yakin striker andalan Belgia itu akan semakin penting dalam perjalanan tim di Piala Dunia 2026.

Setelah melewati masa-masa sulit dalam karier dan kehidupannya, Lukaku kini kembali menemukan panggung untuk menunjukkan kualitasnya. Meski belum mencetak gol atas namanya sendiri, satu hal yang tidak berubah adalah kemampuannya menjadi pembeda bagi Belgia ketika tim membutuhkannya.

Piala Dunia 2026 baru saja dimulai, dan Romelu Lukaku kembali membuktikan bahwa dirinya masih merupakan salah satu sosok paling berpengaruh dalam skuad The Red Devils. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *