Banner Iklan Pemprov Sumsel Vaksin Booster

Iklan OKI
Banner Iklan HUT Pemkab Muba 2022
Potret pertandingan Sriwijaya FC (jersey putih, kuning) melawan PSMS Medan pada pekan keempat Babak 1 Grup Barat, Liga 2 2022/2023 di Stadion Teladan, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (18/9/2022) sore. Foto : ig sfc
Potret pertandingan Sriwijaya FC (jersey putih, kuning) melawan PSMS Medan pada pekan keempat Babak 1 Grup Barat, Liga 2 2022/2023 di Stadion Teladan, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (18/9/2022) sore. Foto : ig sfc

Sriwijaya FC Telan Kekalahan Perdana

viralsumsel.com, MEDAN – Sriwijaya FC harus menelan pil pahit saat melakoni laga pekan keempat Babak 1 Grup Barat, Liga 2 2022/2023 menghadapi PSMS Medan dengan skor tipis 1-2 di Stadion Teladan, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (18/9/2022) sore.

Ini merupakan kelahan perdana Laskar Wong Kito -julukan Sriwijaya FC- di ajang kompetisi kasta kedua sepak bola professional dalam negeri. Pada tiga laga sebelumnya SFC -singkatan Sriwijaya FC- sekali menang dan dua kali imbang.

Kemenangan didapat Sriwijaya FC atas Perserang Serang, Banten dengan skor 1-0 di Stadion Atletik 1, Jakabaring, Palembang, Senin, 29 Agustus 2022. Sementara hasil imbang didapat Yu Hyun Koo dan kawan-kawan dengan skor 2-2 lawan Semen Padang FC di Stadion Atletik 1, Jakabaring, Senin 5 September 2022 dan dengan kedudukan 0-0 kontra PSDS Deli Serdang di Stadiion Baharuddin Siregar, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, Minggu, 11 September 2022.

Saat menghadapi Ayam Kinantan -julukan PSMS Medan- Sriwijaya FC harus ketinggalan dua gol. Gol pertama tuan rumah hadir di menit ke-28 melalui Sandeni Sidabutar. Gol ini berawal dari tendangan Nico Malau yang membentur mistar gawang. Bola memantul dan disambar Sandeni dengan sundulan ke gawang Sriwijaya FC.

Baca Juga :   Tim Sepakbola Muaraenim Pesta Gol Laga Perdana Porprov 2021 

Sriwijaya FC kalah dominasi permainan di babak pertama ini. Mereka mendapatkan ancaman sejumlah peluang seperti tendangan Imam Budi mengenai mistar dan peluang Hamdi Sula melenceng dari gawang. Babak pertama berakhir dengan keunggulan PSMS dengan skor 0-1.

Dominasi PSMS berlanjut di awal babak kedua. Pada menit ke-47, PSMS melakukan sebuah serangan cepat, Hari Habrian kemudian dijatuhkan di kotak penalti. Wasit kemudian menunjuk titik penalti. Pemain Sriwijaya FC sempat melakukan protes.

Wasit tidak mengubah keputusannya. Didik Ariyanto yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya. PSMS unggul 2-0.  Setelah unggul dua gol, permainan PSMS menurun.

Kondisi ini dimanfaatkan Sriwijaya FC untuk menekan tuan rumah. Laskar Wong Kito memiliki peluang di menit ke-67. Namun tendangan Habibi Jusuf masih bisa diblok kiper PSMS, Adixi Lenzivio.

Setelah berkali-kali melakukan serangan, Sriwijaya akhirnya mampu memperkecil ketinggalan di menit ke-71. M Azis Hutagalung berhasil menjebol gawang PSMS memanfaatkan tendangan sudut.

Gol ini menambah semangat para pemain Sriwijaya FC. Mereka berkali-kali menekan pertahanan PSMS. Sedangkan Ayam Kinantan terkesan mengandalkan serangan balik. Pada injury time, Sriwijaya FC hampir menyamakan kedudukan, jika tendangan Habibi Juruf tidak mampu diamankan kiper PSMS.

Baca Juga :   Gelar Rakerda, Wushu Sumsel Target Pertahankan Tradisi Emas PON

Hingga pertandingan usai, PSMS menang dengan skor 2-1. Pelatih Kepala Sriwijaya FC, Liestiadi mengkritisi kinerja wasit. Menurutnya pertandingan berjalan menarik namun dirusak oleh keputusan wasit. Dia menilai keputusan wasit memberikan penalti kepada PSMS sangat keliru.

“Pelanggaran sebenarnya berada di luar kotak penalti, tapi wasit memberikan penalti. Kita kecewa, karena wasit yang memimpin pertandingan hari ini juga memiliki rekam jejak buruk. Kita akan melakukan protes,” tegas Liestiadi dalam sesi press conference usai laga kepada sejumlah awak media.

Sementara itu Pelatih PSMS I Putu Gede tidak terlalu senang. Dia sedikit kecewa dengan mental para pemainnya. Sebab, setelah unggul dua gol, para pemain PSMS seperti demam panggung, sehingga kesulitan mengembangkan permainan.

“Kita bersyukur bisa meraih kemenangan. Tapi penampilan hari ini tidak nyaman bagi saya. Pemain masih memiliki masalah dengan mental. Ini harus dievaluasi untuk pertandingan selanjutnya,” ujar Putu Gede usai pertandingan.

Putu Gede melihat para pemain sepertinya ingin secepatnya menyelesaikan pertandingan usai unggul dua gol. Kondisi ini sangat membahayakan, karena Sriwijaya FC mempu mencetak beberapa peluang. “Kita harus konsisten sehingga PSMS bisa berbicara lebih,” tambahnya. (ion)

Iklan OKI

Check Also

Suasana lapangan Stadion Teladan, Medan jelang laga Karo United vs Sriwijaya FC. Foto : ig karo united

Laga Tunda Sriwijaya FC Tetap Digelar di Stadion Teladan

viralsumsel.com, PALEMBANG – Sriwijaya FC masih menyisakan satu laga tunda di Babak 1 (Putaran Pertama) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *