Stadion Kamboja Dipercantik, Piala Gubernur Sumsel U-15 Jadi Ajang Lahirnya Talenta Muda Palembang

PALEMBANG, viralsumsel.com — Atmosfer pembinaan sepak bola usia muda di Kota Palembang mulai terasa semakin bergairah.

Menjelang bergulirnya Piala Gubernur Sumatera Selatan U-15 Zona Sumsel 2026, ASKOT PSSI Palembang mulai melakukan berbagai persiapan, termasuk mempercantik Stadion Kamboja Palembang yang akan menjadi salah satu pusat kegiatan turnamen.

Stadion legendaris yang memiliki sejarah panjang dalam perkembangan sepak bola di Bumi Sriwijaya itu kini mulai dibenahi agar siap digunakan untuk menggelar kompetisi usia muda bergengsi tingkat regional tersebut.

Pantauan di lokasi, sejumlah pengurus ASKOT PSSI Palembang tampak turun langsung melakukan pengecekan kondisi stadion. Ketua ASKOT PSSI Palembang, Muhammad David SH, terlihat memantau berbagai fasilitas stadion guna memastikan kesiapan venue sebelum kompetisi resmi dimulai.

Di tengah persiapan tersebut, aktivitas latihan para pemain muda PS Palembang juga tetap berlangsung. Sejumlah klub anggota ASKOT PSSI Palembang serta Sekolah Sepak Bola (SSB) yang terafiliasi dengan PSSI Sumsel dipastikan ambil bagian dalam ajang pembinaan tersebut.

Muhammad David mengatakan, turnamen Piala Gubernur Sumsel U-15 tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, tetapi juga diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit pesepak bola potensial asal Palembang yang nantinya bisa bersaing di level lebih tinggi.

Baca Juga :  54 Pemain Tersisa Hari Terakhir Seleksi Liga 3 PS Palembang

“Turnamen ini menjadi wadah pembinaan bagi pemain usia muda. Kami berharap akan muncul talenta-talenta terbaik dari Palembang yang nantinya mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).

Menurut Wakil Presiden Sriwijaya FC ini, ASKOT PSSI Palembang optimistis wakil Kota Palembang mampu berbicara banyak pada ajang Zona Sumsel dan berpeluang melaju hingga mewakili Sumatera Selatan di kompetisi nasional.

Ia menjelaskan, peserta yang mengikuti turnamen berasal dari klub anggota ASKOT PSSI Palembang serta SSB yang berada di bawah naungan PSSI Sumsel dengan domisili Palembang.

Untuk persyaratan peserta, setiap tim diwajibkan membayar biaya pendaftaran sebesar Rp500 ribu. Selain itu, pemain yang diperbolehkan tampil merupakan kelahiran 1 Januari 2011 hingga 31 Desember 2012 dengan kuota maksimal 21 pemain per tim.

Tak hanya itu, seluruh peserta juga wajib berdomisili di Kota Palembang yang dibuktikan melalui Kartu Keluarga (KK).

Baca Juga :  Tragis, Bayern Munchen Tersingkir dari Liga Champions

David menambahkan, pihaknya menargetkan jumlah peserta sebanyak mungkin sesuai jumlah klub anggota yang aktif. Menurutnya, turnamen ini menjadi momentum penting bagi para pemain muda menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan pencari bakat dan pecinta sepak bola Sumsel.

“Ajang ini menjadi kesempatan emas bagi pemain muda untuk menunjukkan kualitas dan kemampuan terbaik mereka. Kami ingin kompetisi ini benar-benar menjadi sarana pembinaan yang positif,” katanya.

Sistem pertandingan sendiri akan menggunakan format setengah kompetisi, di mana seluruh tim saling bertemu untuk menentukan tim terbaik di akhir turnamen.

Tim yang berhasil keluar sebagai juara nantinya akan menjadi wakil Kota Palembang pada putaran Zona Sumsel dan berpeluang melanjutkan perjuangan hingga Piala Suratin tingkat nasional.

ASKOT PSSI Palembang berharap kompetisi usia muda tersebut mampu menjadi awal kebangkitan sepak bola Palembang melalui pembinaan pemain usia dini yang lebih terarah dan berkelanjutan. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *