Sumsel United Hadapi Tantangan Berat di Markas PSMS Medan pada Laga Pembuka Putaran Ketiga

viralsumsel.com, PALEMBANG – Sumsel United langsung dihadapkan pada ujian berat di pertandingan pertama putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26.

Tim berjuluk Laskar Juaro itu dijadwalkan bertandang ke markas PSMS Medan di Stadion Utama Sumatera Utara, Sabtu (14/2/2026) pukul 19.00 WIB.

Laga tandang ini diprediksi tidak akan mudah bagi Sumsel United. PSMS Medan yang dikenal dengan julukan Ayam Kinantan memiliki catatan impresif ketika bermain di hadapan pendukungnya sendiri. Dari sembilan pertandingan kandang yang telah dilalui pada putaran pertama dan kedua, PSMS hanya menelan dua kekalahan, itupun terjadi di awal kompetisi.

Selebihnya, tim asuhan Eko Purdjianto tampil cukup perkasa di Medan. Mereka sukses meraih lima kemenangan dan dua kali hasil imbang. Bahkan dalam dua laga kandang terakhir, PSMS mampu menumbangkan tim-tim kuat seperti Adhyaksa FC Banten dengan skor 1-0 dan FC Bekasi City 2-1.

Rekam jejak tersebut menjadi sinyal peringatan bagi Sumsel United. Apalagi, dalam dua pertemuan sebelumnya musim ini, kedua tim saling mengalahkan. Pada pertemuan pertama di pekan ke-3, Sumsel United harus pulang dengan kekalahan 2-0 dari Stadion Utama Sumatera Utara.

Namun di laga kedua pada pekan ke-12, Sumsel United berhasil membalas kekalahan tersebut. Bermain di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Diego Dall’Oca dan rekan-rekannya sukses mengamankan kemenangan 2-1 atas PSMS Medan.

Baca Juga :  Sabtu Pagi Terbang, Sriwijaya FC Bidik 3 Poin dari Dua Laga Away ke Sumut

Meski secara head to head kedua tim cukup berimbang, laga pekan ke-19 ini tetap diprediksi berjalan ketat. PSMS Medan tentu mengincar poin penuh demi memperkokoh posisi mereka di papan atas klasemen sementara Grup 1 Wilayah Barat.

Pelatih Kepala Sumsel United, Nilmaizar, mengakui bahwa timnya tengah melakukan berbagai pembenahan jelang laga krusial tersebut. Fokus utama saat ini adalah memperbaiki organisasi permainan, khususnya di sektor pertahanan.

“PSMS Medan adalah tim berkualitas dengan materi pemain yang juga sangat baik. Kami harus bisa mengimbangi mereka secara taktikal. Latihan yang kami jalani beberapa hari ini lebih difokuskan untuk membenahi kelemahan tim, terutama di lini belakang,” ujar Nilmaizar seusai memimpin latihan di Lapangan Baseball, Jakabaring Sport City.

Selain pertahanan, mantan pelatih Timnas Indonesia itu juga menaruh perhatian pada efektivitas lini serang. Meski sempat tampil tajam saat menang besar 5-0 atas Sriwijaya FC, performa penyerangan Sumsel United kembali menurun pada laga berikutnya.

Baca Juga :  Persela Lamongan Taklukkan Deltras FC di Sidoarjo, Balas Dendam Manis di Laga Pembuka Putaran Kedua

Pada pertandingan kandang terakhir melawan Garudayaksa FC, Sumsel United gagal mencetak gol meski melepaskan 14 tembakan dengan tiga di antaranya mengarah tepat sasaran.

“Mudah-mudahan dalam dua hari persiapan ini, kombinasi antara taktik menyerang dan bertahan bisa lebih matang. Kami ingin tampil lebih solid saat menghadapi PSMS Medan nanti,” tambahnya.

Secara statistik, performa tandang Sumsel United memang belum terlalu meyakinkan. Dari empat laga away sebelumnya, mereka hanya meraih satu kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan.

Satu-satunya kemenangan tandang diraih saat derby Sumatera Selatan melawan Sriwijaya FC dengan skor telak 5-0. Sementara satu poin lainnya didapat saat menahan imbang Persekat Tegal 1-1. Adapun dua kekalahan terjadi saat menghadapi Persiraja Banda Aceh dan Adhyaksa FC Banten.

Pertandingan kontra PSMS Medan pun menjadi momen penting bagi Sumsel United untuk membuktikan konsistensi. Kemenangan sangat dibutuhkan guna menjaga asa mewujudkan target utama, yakni promosi ke Super League musim depan.

“Bagi kami, setiap pertandingan adalah final. Kami harus punya tekad kuat untuk meraih hasil maksimal, baik saat bermain di kandang maupun tandang,” tegas Nilmaizar. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *